Disepanjang P. Sumatera, jawa, bali, nusatenggara, maluku dan sulawesi utara tersebar sebanyak 129 buah gunungapi aktif, 79 gunungapi diantaranya sangat aktif dan berbahaya. Selama dua abad terakhir tidak kurang dari 200.000 jiwa yang menjadi korban letusannya dan tidak terhitung kerusakan harta bendanya.
Zona risiko adalah peta yang menggambarkan tingkat kerugian yang mungkin terjadi pada suatu kawasan tutupan lahan akibat letusan/erupsi gunungapi. Derajat risiko didasarkan pada tingkat kerentanannya serta jenis tutupan lahannya. Dalam peta risiko bahaya saat ini yang menjadi fokus perhatian dan perhitungan adalah kwantitas jiwa manusia dan lama keberadaannya dalam kawasan tersebut.
Gunungapi ijen adalah gunungapistrato yang terletak di kecamatan Licin-Sempol, kabupaten Banyuwangi-Bondowoso, Jawa Timur. Letusan yang pertama kali tercatat dalam sejarah letusan gunung ijen terjadi pada tahun 1796 yang diperkirakan berupa letusan freatik. Letusan yang pernah terjadi di gunung Ijen adalah preatik dan magmatik. Letusan freatik lebih sering terjadi karena gunung ijen berdanau ka…
Gunungapi kelut adalah gunungapi andesitik bertipe strato, merupakan gunungapi aktif (tipe A) yang sangat berbahaya, dimana erupsinya sering menimbulkan korban jiwa dan kerusakan lahan, terutama daerah kediri dan blitar. Ancaman bahaya utamanya berasal dari danau kawah yang ada di puncak. Lokasi gunung ini terletak di dalam tiga wilayah kabupaten, yaitu kabupaten kediri, kabupaten blitar dan ka…
Buku ini disusun sebagai pedoman teknis dalam pelaksanaan kegiatan penyelidikan dan eksplorasi sumber daya panas bumi di Indonesia, sekaligus menjadi materi utama dalam penyelenggaraan bimbingan teknis penyelidikan panas bumi di berbagai daerah. Materi yang disajikan merupakan hasil dokumentasi pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik yang dikembangkan oleh para ahli eksplorasi panas bumi d…
G. Papandayan merupakan kerucut paling selatan dari deretan gunungapi priangan selatan, jawa barat, terletak di sebelah selatan G. Guntur dan keduanya merupakan gunungapi tipe A yang paling berdekatan letaknya satu sama lain di Jawa Barat. G. Papandayan termasuk gunungapi strato, berbentuk kerucut terpancung, dibangun oleh pergantian pelapisan aliran lava dan aliran bahan lepas
gunungapi sundoro yang mempunyai kerucut sempurna, bila dipandang dari segala arah bentuknya simetris, sejak 1906 tidak mengadakan kegiatan vulkanik walaupun sering terjadi peningkatan kegempaan vulkaniknya tetapi tidak disertai letusan. Dilain pihak pemukiman di daerah bahaya semakin padat karena pengembangan lahan perkebunan yang hampir mencapai 70 % dari tubuh gunungapi tersebut.
Gunung semeru terletak diantara dataran Malang-Bangil dan Lumajang-Probolinggo, dimana terdapat deretan gunungapi yang timbul diatas celah melintang dan memanjang dari Utara ke selatan. Deretan tersebut dapat dibagi dalam tiga satuan morfologi, yaitu pegunungan tengger, gunungapi Jambangan dan gunungapi semeru.
Gunung kelut merupakan salah satu gunungapi aktif berbentuk strato dan menurut klasifikasi aktivitas termasuk tipe A (van bemmelen, 1949), gunung kelut juga merupakan salah satu gunungapi yang mempunyai danau kawah dipuncaknya, luas danau kawah lebih kurang 400.000 meter persegi dengan volume air lebih kurang 2,5 juta meter kubik (direktorat vulkanologi, 1990).
Gunung guntur merupakan salah satu gunungapi aktif yang termasuk kedalam tipe A yang berada di indonesia, secara administratif terletak di wilayah kabupaten Garut,Propinsi Jawa Barat dengan puncak tertinggi 2249 m dpl. Gunungapi ini dibangun oleh hasil erupsi eksplosif dan efusif masa lampau yang berupa bom vulkanik, lapili, pasir hingga abu, endapan awan panas serta leleran lava.