Gunungapi Tambora merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A berbentuk strato pada bagian puncaknya terdapat kaldera berdiameter 6 x 7 km, dengan tinggi kaldera sekitar 900 - 960 m. Puncak tertinggi mencapai ketinggian 2851 m di atas permukaan laut. Ciri khasG. Tambora dengan letusan katastropik terjadi tahun 1815 yang memakan korban letusan langsung tidak kurang dari 10.000 jiwa.
G. Sangeang Api adalah gunungapi aktif di Indonesia yang terletak di P. Sangeang. Secara administratif terletak di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Propinsi Nusa Tenggara Barat. G. Sangeang Api adalah gunungapi tipe strato di dalam kaldera purba, kaldera ini masih utuh di bagian utara dan timur. Sisanya di sebelah barta, barat daya (Doro Monggo) dan sedikit di sebelah selatan menenggara (Doro Mo…
Gunungapi Rokatenda merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia, dengan ketinggian 875 meter dpl. G. Rokatenda terletak di Pulau Palue, sebelah utara Flores Tengah. Secara administratis G.Rokatenda termasuk wilayah Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka (Maumere) Desa Uwa yang merupakan pusa Kecamatan di Pulau Palue, dengan luas pulau 39,5 km2. Kampung terdekat adalah Kampung Ropa, merupakan k…
Seperti telah diketahui, Daerah Flores - Nusa Tengagra Timur merupakan bagaian dari Busur Banda dalam, dengan deretan gunungapi yang melengkung di sekitar Laut Banda, karena merupakan bagian dari jalur pertemuan antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Erasia, maka daerah Flores menjadi salah satu daerah kepulauan yang paling kaya akan gunungapi aktif.
G. Agung merupakan salah satu gunungapi di Indonesia yang mempunyai potensi tinggi untuk menghasilkan erupsi yang mempunyai skala besar. Hal ini digambarkan oleh letusan katastrophik terakhir yang terjadi selama tahun 1963-1964. Letusan ini menghasilkan hampir seluruh aspek bahaya gunungapi berupa: aliran lava, jatuhan abu, aliran piroklastik, piroklastik surge, lahar dan gangguan iklim.
G. Ili Lewotolo di P. Lomblen, termasuk gunungapi aktif tipe A, di dalam kawahnya terdapat kubah lava. Secara administratif termasuk wilayah Kabupaten Lembata, Pos Pengamatan terdapat di Kecamatan ili Ape. Tinggi puncaknya 1319 m di atas permukaan laut. Letusan terakhir yang diketahui terjadi pada tahun 1920, sehingga sampai tahun 2006 G. Ili Lewotolo telah istirahat lk. 86 tahun.
G. Rokatenda merupakan salah satu gunungapi aktif tipe strato yang berada di P. Palue, disebelah utara P. Flores. Secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Propinpsi Nusa Tenggara Timur. Dalam sejarah kegiatannya yang tercatat menimbulkan korban jiwa akibat letusa G. Rokatenda sebanyak 266 orang tewas. Karena P. Palue seharusnya tidak dihuni secara tetapi.…
G. Ebulobo dengan ketinggian puncak kurang lebih 2149 m dari muka laut termasuk gunungapi Tipe A. Sepanjang kegiatannya, sudah 7 kali mengadakan erupsi yaitu tahun 1830, 1888, 1910, 1924, 1938, 1941, 1947 dan 1961. Aktivitas vulkanik pada bulan Maret 1961, dari puncak terlihat asap kehitam-hitaman disertai guguran api. Guguran lava pijar berasap sering tampak meluncur disertai suara kemuruh di …
Gunung Inelika merupakan salah satu gunungapi aktif yang terletak di P. Flores. Kegiatan letusan Gunung Inelika tercatat 2 kejadian yaitu pada tahun 1905 dan terakhir tahun 2002. Letusan Gunung Inielika diketahui pada bulan Nopember 1905.
Penelitian ini dimaksudkan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan di Direktorat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi Sub.Dit. Inventarisasi Potensi Gunungapi tahun anggaran 2005, dengan cara melakukan pemetaan geologi Gunungapi Iliwerung di Kabupaten Lembata, Pulau Lomblen Propinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui evolusi pembentukan Gunungapi Iliwerung secara…