Penyelidikan geomagnet G.Merapi dengan sistem telemetri radio telah dimulai sejak tahun 1978. Namun sampai saat ini masih sering juga timbul persoalan, misalnya kerusakan sensor akibat petir, kerusakan regulator pada sistem catu daya, dan sebagainya.
Sesuai dengan nota dinas Asisten Ekbang/Kesra untuk Sekretaris Wilayah/Daerah Tk. I Propinsi Sumatera Barat No. 4/BKLH/1988 tanggal 7 Januari 1988, perihal Pemberangkatan Tim Geologi penelitian Bahaya Letusan Gunung Merapi dan Bahaya Gelodo Gunung Talang, sebagai realisasi dana bantuan Gubernur Kepala Daerah Tk. I Propinsi Sumatera Barat kepada Kanwil Departemen Pertambangan dan Energi Sumatera…
Kepala Kantor Cabang Sub Direktorat Volkanologi (Sdr. Her yone Asmanu) dan penulis ditugaskan oleh Kepala Seksi Penelitian dan Pemetaan Gunungapi untuk menghubungi Regu Geomagnet di Pos Volkanologi Jrakahs Regu Geokimia, yang waktu itu sedang bertugas di Kantor Cabang Sub Direktorat Volkanologi Yog- yakarta, dan pemeriksaan lahar sepanjang K. Putih, K. Bebang dan K. Krasak. Laporan ini hanya me…
Pengukuran lava baru (1974) ini bertujuan untuk mengetabui "volum pendekatan". Penulis memberi istilah "volum pendekatan" disini, sebab berdasarkan atas sifat dari pada pengukuran2-nya,
Dalam rangka penelitian dan dan pengawasan tingkat keaktipan gunungapi, khususnya penelitian dalam bidang geokimia, sesuai pula dengan rencana kerja penelitian gas ekshalasi G. Herapi di Jawe Tengah, seperti tercantum dalan laporan No. 76 g2/DV/14/15, mebuah team pada tanggal 29 April dan 30 April 1975 yang lalu, dus hari berturut-turut, telah mengadakan pendakian ke puncak G. Merapi di Jawa Te…
Dalam laporan lapangan ini penulis menitik beratkan tentang aliran lahar hujan, terutama mengenai keselamatan kampung - kampung yang terletak disekitar jalur - jalur sungai yang kemungkinan akan dilaluinya. Hal ini berhubungan dengan gejala - gejala kenaikan kegiatan G. Merapi pada bulan Mei 195.
Pengukuran kubah lava di G. Merapi direncanakan setiap 6 bulan, apabila gunung tersebut dalam keadaan normal. Keadaan normal berarti, gunung yang bersangkutan tidak menunjukan peningkatan kegaiatan.
During the eruption cycle of 1967-1968 a new lavadome came into existence in the upper breach of Batang river (SW-slope) at an elevation of 2600. The extrusion of lava started on October 10, 1967, and the growth of the dome--being accompanied from time to time by small avalanches with a naximun dis-tance of 1.5 km. fron its source--lasted continuously and finally got an elongated shape (Figure …
G.Merapi adalah gunungapi yang paling aktif di seluruh Indonesia. Pada waktu bekerja giat dibangunlah kubah lava yang kemudian dihancur-kan lagi. Kegiatan yang bersifat membangun dan merusak ini mengakibat-kan tingginya selalu berubah. Pada pengukuran 1962 tinggi G.Merapi a-dalah + 2947 m di atas muka laut. Titik ketinggiannya selalu berpindah-pindah. Oleh karenanya daerah yang terancan bahaya …
Letusan dengan awan panas jang terdjadi dalam bulan April 1967 mengiringi terbentuknja kubah lava baru dalam bres Batang. Pertumbuhan kubah lava berdjalan terus hingga awal bulan Oktober 1967. Pada saat mana kemudian terdjadi letusan dengan awan panas jang mengakibatkan longsornja sebagian besar kubah lava tersebut.