Setelah erupsi terakhir tahun 1963-1964, gunungapi Agung kembali mengalami krisis kegempaan sejak Agustus 2017 dan akhirnya terjadi erupsi di bulan November 2017. Diawali dengan mulai terekamnya gempa-gempa vulkanik Dalam (VA) sejak 11 Agustus 2017, yang kemudian di ikuti oleh peningkatan gempa-gempa vulkanik dangkal (VB) sejak 24 Agustus 2017 dan gempa-gempa tektonik lokal (TL) sejak 26 Agustu…
Berdasarkan catatan sejarah erupsi terakhir terjadi pada tahun 1963 kejadian pada waktu itu erupsinya cukup besar, erupsi eksplosif serta terjadi awan panas yang banyak mengakibatkan korban jiwa, pada waktu itu belum adanya pos pengamatan gunungapi, sehingga informasi ke masyarakat juga belum ada, serta masyarakat tidak mengetahui dalam penyelamatan diri bila terjadi erupsi gunungapi, maka jela…
Pada 12 Maret 1963, terjadi erupsi aktivitas G. Agung dengan skala VEI 5 dengan tinggi kolom erupsi setinggi 8-10 km diatas puncak G. Agung dengan disertai oleh aliran piroklastik yang menghancurkan beberapa desa disekitar G. Agung dan disusul oleh aliran lahar yang menewaskan setidaknya 1100 jiwa. G. Agung selesai bererupsi pada tanggal 27 januari 1964 dan menyisakan kawah dengan diameter 500 …
Deteksi perubahan kubah lava selama aktivitas vulkanik yang semakin tinggi sangat penting untuk tujuan penilaian bahaya. Namun sulit untuk melakukan pengukuran lapangan langsung karena alasan keamanan. Disini kami menyelidiki perubahan kubah lava gunung agung di indonesia selama tingkat tertinggi aktivitas vulkanik. Pada 22 September 2017, aktivitas gemuruh dan seismik di gunungapi ini mulai me…
Dengan setidaknya empat letusan selama 20 tahun terakhir, saat ini sirung menjadi salah satu gunung berapi yang lebih aktif di Indonesia. Namun karena letaknya yang terpencil, sangat sedikit yang diketahui tentang gunung berapi ini dan danau kawa hiperasidnya. Disini kami melaporkan hasil pengukuran pertama kali tentang gas dan emisi panas dari gunung berapi tersebut.
Secara administratif G. Rinjani termasuk ke dalam wilayah kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Gunungapi Rinjani diamati secara visual dan instrumental (4 stasiun seismik) dari pos pengamatan gunungapi (PGA) yang berlokasi di Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Gunungapi adalah salah satu gunungapi Tipe A yang ada di Nusa Tenggara Barat, gunungapi lainnya ialah G. Rinjani dan G. Tambora. G. Sangeangapi adalah gunungapi tipe strato kompleks yang terbentuk di dalam kaldera Purba. Kaldera ini masih utuh di bagian utara dan timur dengan sisa di sebelah barat, barat daya (doro Monggo) dan sedikit di sebelah selatan menenggara (Doro Mantoi), secara keseluru…
Gunungapi sangeangapi adalah salah satu gunungapi Tipe A yang ada di Nusa Tenggara Barat, gunungapi lainnya ialah G. Rinjani dan G. Tambora. G. Sangeangapi adalah gunungapi tipe strato kompleks yang terbentuk di dalam kaldera purba. Kaldera ini masih utuh di bagian Utara dan Timur dengan sisa di sebelah Barat, barat daya (Doro Monggo) dan sedikit di sebelah selatan menenggara (doro Mantoi), sec…
Variasi kecepatan relatif yang diperoleh dari hasil korelasi silang data seismik ambient noise di G. Batur telah dianalisis dengan menggunakan metoda Moving Windows Cross Spectrum. Variasi harian dari nilai dv/v di tiap pasangan stasiun berada pada nilai sekitar 0,25 %, yang merupakan nilai fluktuatif nilai variasi kecepatan di G. Batur pada keadaan Normal. Nilai rata-rata variasi kecepatan rel…
Variasi kecepatan relatif yang diperoleh dari hasil korelasi silang data seismik ambient noise di G. Agung telah dianalisis dengan menggunkan metoda Moving Windows Cross Spectrum. Penurunan nilai variasi kecepatan relatif terjadi pada awal Oktober 2017, atau sekitar 40 hari sebelum terjadinya erupsi G. Agung tanggal 21 November 2017. Sejak Oktober 2017 hingga periode akhir pengamatan, nilai var…