Pengukuran ini bertujuan untuk mendapatkan data SP yang akan dijadikan acuan metoda SP, bila suatu saat nanti terjadi suatu peningkatan aktivitasnya dan merupakan pendahuluan untuk pengamatan gunungapi Batur dengan metoda SP. Hasil pengukuran diperlihatkan berupa profil yang melintas secara radial, dimulai dari kaki gunung menuju kawah gunungapi tersebut. Profil yang telah dilakukan sebanyak 4 …
Maksud uji coba dan pengamatan seismik adalah untuk lebih mengetahui pengetahuan tentang sistem kerja alat secara maupun perbaikan merata serta terutama bagi teknisi baik operasional, proses komputerisasi data, dan bila memungkinka dimaksudkan untuk mengetahui keadaan seismitivitas daerah G.Batur. Tujuan yang diharapkan dapat digunakan secara maksimal baik hardware maupun softwarenya dan menemu…
Maksud penyelidikan untuk melaksanakan salah satu tugas dari Proyek Mitigasi Bencana Alam Geologi. Sedangkan tujuannya adalah mengevaluasi kegiatan Gunung api Karangetang secara visual dan seismik. Kegiatan penyelidikan ini dilatarbelakangi oleh kegiatan Gunung api Karangetang yang selama ini masih diatas aktif normal.
Dalam merealisasi rencana kerja tahun anggaran Sub Dit Pemetaan Gunung 1992/1993 Api, Seksi Direktorat Vulkanologi, Penginderaan Jauh telah melaksanakan pemetaan geologi gunungapi Gn. Lewotobi laki dan Gn.Lewotobi perempuan, Flores Timur berdasarkan hasil tafsiran foto udara. laki Maksud dari survey dan penafsiran foto udara ini untuk mengetahui jenis serta sebaran batuan yang membentuk gununga…
Pemetaan Zona Risiko Bahaya Gunung api Mahawu dan sekitarnya dilakukan pada pertengahan bulan Mei 1998 hingga pertengahan bulan Juni 1998, dalam rangka pelaksanaan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api, PELITA VI Tahun Anggaran 1998/1999 tahun ke 4. Pemetaan ini dilakukan oleh Seksi Pemetaan Daerah Bahaya, Sub Direktorat Pemetaan Gunung api, Direktorat Vulkanologi, dengan susunan Team p…
Pada waktu kegiatan selama bulan september dan oktober 1970, gunung gede dalam keadan siap. Kegiatan gunung gede terakhir pada kegiatan
Kebijakan Pemerintah dalam pelaksanaan Otonimi Daerah akan berimplikasi terhadap upaya upaya pemerintah dearah setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya. Khusus daerah yang berada di kawasan gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah.
Awu merupakan gunung api yang menempati posisi paling utara di Provinsi Sulawesi Utara, serta merupakan bagian akhir dari rangkaian gugusan Sangihe - Talaud. Secara geografis terletak pada posisi 3° 40' Lintang Utara dan 125° 30' Bujur Timur.
Berkaitan dengan mitigasi bencana geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi berkewajiban memberikan pelayanan Informasi kepada masyarakat mengenai ancaman bahaya gunungapi, gerakan tanah, gempabumi dan tsunami. Sebagaimana kita ketahul secara tektonik, Indonesia terletak di antara 3 lempeng tektonik aktif, yaitu Lempeng Eurasia di sebelah utara, Lempeng Pasifik di sebelah timur da…
Gunung Awu merupakan salah satu gunung aktif yang terletak di kabupaten Sangihe - Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis berada pada 3(derajat) 40' LU dan 125(derajat) 30' BT. Di bagian puncaknya terdapat sebuah danau kawah yang berukuran kurang lebih 1550x1200 m, merupakan kawah tunggal. Bagian tebing yang tertinggi berada pada ketinggian kurang lebih 1320 m dari muka laut