Kerja praktek di G.Merapi dilaksanakan selama 25 hari dengan melakukan beberapa pekerjaan yang terdiri dari : (1) Pengukuran topografi; (2) Pengamatan visual dari Ngepos maupun Plawangan; (3) Melakukan pembacaan seismogram (rekaman) dan analisa gempa; (4) Pemeriksaan daerah laharan dan aliran sungai serta meninjau daerah yang merupakan contoh usaha penanggulangan terhadap bencana letusan gunung…
Pemetaan dimaksudkan untuk mengumpulkan segala data geologi berupa stratigrafi, struktur geologi dan pelamparan dari hasil kegiatan gunungapi Slamet dan parasit - parasitnya sehingga dapat diterbitkan suatu peta geologi gunungapi Slamet dengan skala 1 : 50.000.
Di sekitar G. Merapi dipasang 6 stasiun/lokasi di sekitar 4 buah lokasi, sebelah timur 1 lokasi dan sebelah selatan 1 lokasi, jarak dari puncak minimal 2,5 km dan maksimum 6 km. Sedangkan untuk memonitor G. Kelut dengan metode Dry Tilting telah dipasang sebanyak 7 stasiun yang dipasang di lereng sebelah utara dan barat dengan jarak min 1/2 km dan max 7km dari puncak.
Pada tanggal 5 April 1982 G.Galunggung meletus maka Direktorat Vulkanologi dengan segala daya upaya serta kemampuan yang ada dikerahkan untuk memonitor kegiatan selanjutnya oleh para ahli Indonesia maupun luar negri.
Letusan - letusan asap terjadi dengan selang waktu antara 10 - 15 menit, asap tebal bergumpal berwarna putih keabuan kadang - kadang jka letusan lebih besar warna asapnya agak kehitam - hitaman. Tekanan kuat dan asap mencapai tinggi lk.600 - 700 m dari puncak.
G. Lamongan (1651 m di atas suka laut) merupakan sebuah gunungapi yang mempunyai banyak kawah samping (maar/ranu) maupun kerucut-kerucut parasit di sekitarnya, semuanya ada sekitar 55 buah. Tetapi dalam kesempatan ini hanya dilakukan pemeriksaan kawah enja. G. Lamongan merupakan gunungapi dengan puncak kembar, sebuah lagi dengan nama G. Tarub.
Pemetaan Geologi Gunungapi komplek Arjuno-Welira merupakan salah satu program Proyek Pemetaan Geologi Gunugapi, Direktorat Vulkanologi anggaran 1982-1983.
Bom gunungapi skoria dan lapili letusan April - November 1982 mengandung ragam plagioklas, piroksen ortho, piroksen clino, olivin dan magnetit.
Pelaksanaan penelitian dan pengecekan data geologi dilakukan dari tanggal 24 Januari 1983 sampai dengan 22 Februari 1983, dengan personil terdiri dari Rivai Chaniago B.Sc, Ir. Djoko Nugroho dan dibantu oleh seorang pengemudi serta penulis sendiri.
Maksud penyelidikan untuk memperoleh gambaran kemagnetan da-sar, guna mengetahui penyebaran anomali yang diakibatkan o leh adanya suatu massa magnetis dibawah permukaan.