G. Kelud (1724 m dpl) yang terletak di atas dataran tinggi Kediri, merupakan salah satu gunungapi strato aktif Tipe A yang berada di wilayah padat penduduk. DI daerah puncaknya terdapat danau kawah pada ketinggian 1113,9 mdpl. G. Kelud termasuk dalam tiga wilayah administratif yaitu Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, Propinsi Jawa Timur Secara Geografis.
G. Lamongan memiliki suatu kekhususan dibanding dengan gunungapi lainnya. Di G. Lamongan terdapat banyak bekas aktifitas erupsi berbentu bukit-bukit kecil dan terdapat 24 ranu-ranu. Aktivitas kegiatan gunungapi ini diamati secara terus menerus oleh Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi dari Pos Pengamatan Gunungapi yang terletak di G. Meja Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Jawa …
Gunungapi diartikan sebagai suatu bentuk timbunan dari muka bumi yang pada umumnya berupa suatu kerucut raksasa, kerucut terpancung, kubah atau bukit yang diakibatkan oleh penerobosan magma ke muka bumi. Berdasarkan peneliti para ahli diketahui bahwa gunungapi terbentuk karena proses pertumbuhan kerak bumi yang disebut lempeng tektonik.
G. Kelut (1731 m dml) yang terletak di atas dataran Kediri (1650 m dml), merupakan salah satu gunungapi aktif Tipe A yang berada di wilayah padat penduduk, berbentuk strato, di bagian puncaknya terdapat danau kawah pada ketinggian 1113,9 m dml. G. Kelut berada pada wilayah administratif Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, Propinsi Jawa Timur.
Di Indonesia terdapat 129 gunungapi aktif, 63 di antaranya mempunyai danau kawah dan kaldera. Salah satu di antaranya adalah G. Ijen yang terletak di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur. Titik terdalam danau Kawah Ijen pada tahun 1925 adalah 198 m, sedangkan pada tahun 1938 kedalamannya hanya sekitar 100 m.
Kelud merupakan salah satu gunungapi strato andesitik di Jawa Timur. Sejarah aktivitas gunungapi Kelud yang tercatat sejak tahun 1000 hingga abad 20 merupakan salah satu fokus perhantian dalam melakukan prakiraan bahaya letusan Kelud pada masa yang akan datang. Dengan interval antar letusan yang cukup rapat menjadikan Kelud sebagai gunungapi yang sangat aktif.
Menurut Neuman Van Padang (1951), G. Arjuno-Welirang diklasifikasikan sebagai gunung type B. Namun setelah terjadi letusan samping tahun 1952, Hadikusumo tahun 1957 memasukkan kedalam klasifikasi type A. Sedangkan, Kusumadinata (1979) dalam Data Dasar Gunungapi Indonesia, G. Arjuno-Welirang termasuk kedalam 8 gunungapi tipe A yang belum dibahas karena masih meragukan.
Gunungapi kelut merupakan salah satu gunungapi aktif berbentuk strato dan menurut klasifikasi aktivitas termasuk tipe A [Kusumadinata, 1979]. Gunung kelut juga merupakan salah satu gunungapi yang mempunyai danau kawah dipuncaknya, luas danau kawah lebihkurang 400000 meter persegi dengan volume air lebih kurang 2,5-3 juta meter kubik.
Terletak dalam wilayah kabupaten Bondowoso dan banyuwangi Jawa Timur. Gunungapi ini muncul di lereng sebelah barat kompleks Kawah Ijen, dengan tinggi puncaknya 3332 m diatas permukaan laut. Kawah G. Raung terletak di bagian dasar kalderanya dan sampai sekarang masih memperlihatkan aktifitas yaitu ditandai dengan adanya hembusan solfatara/fumarola.
Komplek kaldera ijen merupakan kompleks gunungapi yang sudah menarik perhatian para ahli sejak zaman belanda. Wilayah ini sangat indah pemandangannya sehingga merupakan salah satu objek wisata alam yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan dalam negeri maupun dari manca negara..