Laporan ini membahas pengolahan dan analisis data seismik Gunung Semeru yang difokuskan pada pendekatan kualitatif. Analisis dilakukan terhadap frekuensi kejadian gempa berdasarkan magnitudo laju pelepasan energi seismik serta beberapa parameter seismik lainnya guna memperoleh gambaran karakteristik aktivitas seismik Gunung Semeru.
Sesuai rencana kerja dalam tahun anggaran 1991/1992, Subdit Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi - Bandung telah menugaskan seorang personil, yaitu Ir. Kastiman Sitorus MSc. dengan SPPD No. 708/0441/3402/92 untuk melaksanakan pengumpulan data hasil pengamatan kegempaan, evaluasi dan kesebandingan terhadap data sebelumnya atau dengan data geologi lainnya, kemudian menentukan status perke…
Untuk memantau kegiatan G.Ciremai telah dibangun sebuah Pos Pengamatan di Desa Kaliaren, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Pos dilengkapi peralatan dan alat komunikasi, yang dikelola oleh tiga petugas setempat. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pengamatan visual, kegempaan, dan pengukuran suhu air panas disamping dilakukan pemeriksaan puncak secara berkala.
Pada tanggal 13 Maret 1991 telah datang ke Direktorat Vulkanologi Dr. Shigeru Suto dari Seksi Volkanologi, Geological Survey of Japan, 1.1.3 Higashi, Tsukuba, Ibaraki 305, Jepang. Maksud kedatangannya adalah untuk melihat gunungapi aktif di Indonesia, khususnya G.Galunggung dan G.Merapi, serta mendapatkan data publikasi yang berhubungan dengan kegunungapian dan mengetahui sistem pengawasan gunu…
Laporan pengamatan kawah G.Slamet ini disusun berdasarkan laporan lapangan pendakian oleh Sukedi dan Sudradjat. Pendakian dilakukan pada tanggal 27 Februari - 1 Maret 1991.
Pemantauan aktivitas Gunung Ijen saat ini dilakukan secara visual dan dengan instrumentasi. Satu unit seismograf dengan sistem telemetri telah dipasang, dengan lokasi seismometer berada di puncak Kawah Ijen dan unit perekam (recorder) ditempatkan di Pos Pengamatan. Sementara itu, pemantauan Gunung Semeru dilakukan dengan pemasangan tiga seismograf RTS, sehingga melengkapi seismograf HOSAKA yang…
Jumlah gempa vulkanik dangkal G.Slamet terus meningkat sejak tanggal 17 Januari hingga Maret 1991, kemudian disusul oleh peningkatan jumlah gempa permukaan.
Penelitian di daerah puncak G.Merapi dan Pasar Bubar oleh tim puncak Seksi Penyelidikan G.Merapi dilakukan pada tanggal 19 s/d 28 Agustus 1991. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui dan memantau terjadinya longsoran di daerah sekitar puncak dan sekitarnya seperti yang telah dilaporkan oleh Dr. Sabroux, seorang ahli gunungapi dari Perancis.
Berdasarkan surat Direktur Vulkanologi nomor 364/104/DGV/91, tanggal 2 Mei 1991 tentang penyuluhan vulkanologi mengenai G.Gede di Kabupaten Daerah Tk. II Cianjur, Sukabumi dan II Bogor, diadakan pembicaraan dengan Asisten Setwilda Provinsi Jawa Barat mengenai jadwal dan lokasi pelaksanaan penyuluhan di daerah - daerah tersebut.