Pada Mei 1981 A.D Wirasaputra, M.S.Santoso, P.Kasturian, A.D.Sumpena dan saya dengan SPPD n 180/P/1981, n 179/P/1981, n 181/P/1981, n 178/P/1981 ditugaskan ke G. Semeru selama lk. 10 Hari. Tujuannya untuk memetakan endapan awan panas hasil letusan 28 Maret 1981 dan daerah yang kena lahar hujan yang terjadi pada 29 dan 30 Maret 1981.
Karena hujan yang sangat lebat yang turun di sekitar G. Semeru pada 14 Mei 1981, telah terjadi suatu longsoran di lereng sebelah timur G.Semeru pada ketinggian antara 1300 sampai 2000 m dari muka laut. Bahkan rombakan tersebut bersama air hujan dalam jumlah yang besar telah menyebabkan terjadinya banjir bandang di sungai - sungai yang mengalir ke arah timur. Menimbulkan banyak korban manusia ma…
Penelitian ini dimaksudkan untuk memetakan penyebaran produk G.Krakatau beserta gejala - gejala geologi yang terdapat didaerah tersebut, serta didasarkan pada hasil penafsiran potret udara dan citra landsat agar nantinya dapat diharapkan bisa membantu disiplin kerja lainnya dilingkungan Sub Dit. Pemetaan Geologi Gunungapi khususnya dan Dit. Vulkanologi pada umumnya.
Pada tanggal 7 sampai dengan 21 Mei 1981 Tim dari seksi pemetaan geologi endapan gunungapi, Direktorat Vulkanologi, mengadakan perjalanan ke Gunung Semeru (Jawa Timur) dan Gunung Agung (Bali). Perjalanan ini dimaksudkan untuk mengetahui ciri endapan awanpanas serta endapan lahar baik di Gunung Semeru maupun di Gunung Agung, karena endapan yang diamati tersebut jelas tercatat sejarah.
Dengan maksud untuk mengetahui perubahan kegiatan secara visual dan pembentukan kubah lava G. Merapi pada waktu ini ser ta melihat segala perubahan keadaan sungai sehubungan dengan to lah terjadinya aliran lahar dalam musim hujan ini, penulis ber-sama dengan empat orang pengamat dari G. Merapi ditugaskan un-tuk melakukan pemeriksaan. Bersama dengan dua orang Pengamat dari G. Merapi melakukan me…
Pada 6 Juni, S. Hamidi Kasi Penanggulangan Bahaya dengan SPFD No. 320/P/80 dan B. Sulaeman asisten ahli kimia dari Sub Direktorat Laboratorium Gunungapi dengan SPPD No. 322/P/80 dibantu I. Hasan pengemudi D 5705 V dengan SPPD No. 321/P/80 ditugaskan ke Peg. Dieng selama 10 hari untuk pemetaan daerah bahaya gas racun dan perbaikan peta daerah bahaya yang dibuat tahun 1972 (Djoharman, 1972).
Pemetaan tahap kedua dilakukan mulai 3 - 28 Januari 1981. Pada kesempatan pemetaan ini diarahkan kepada pembuktian terhadap hasil - hasil yang telah diperoleh pada pemetaan tahap pertama serta perluasan daerah pemetaan. Personil pemeta tetap berjumlah lima orang seperti sebelumnya.
Gunung Lamongan (Gunung Lomongan) termasuk Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Propinsi Jawa Timur. Penyebaran produknya diperkirakan hampir campai ke daerah Probolinggo di utara corta ke daerah Lumajang di solatan. Di sebelah timur dan barat masing-masing berbatasan dongan produk Fogunungan Ijang/Argopuro dan Pegunungan Tengger/Bromo. Daorah ini diduga meliputi Kabupatan-kabupaten Besuki, je…
Pemetaan ini merupakan kegiatan tahap I yang berlangsung selama kurang lebih 1 bulan. Dalam laporan kemajuan pertama ini terkandung hasil - hasil penyelidikan geologi pendahuluan yang berupa pengenalan Stratigafi, Gemorfologi, dan Struktur Geologi.
This report presents the results of a reconnaissance of the character. relative age, and distribution of products from eruptions in the Dieng Mountains region, central Java. These results are based on an 11-day field reconnaissance of the Dieng Mountains and about 2 1/2 weeks of preliminary preparation, review of pertinent literature, and report writing in Bandung.