Pengukuran deformasi yang dilakukan oleh kelompok kerja deformasi dari Kantor Seksi Penyelidikan Gunung Merapi Yogyakarta, adalah pengukuran jaringan titik - titik di puncak, pengukuran perubahan morfologi kubah lava, menghitung volume kubah lava, pengamatan rekahan di puncak lava 1956, pengukuran pergeseran horisontal pada lereng selatan dan kubah lava, pengambilan contoh gas di Kawah Gendol d…
Penyelidikan pendahuluan endapan mineral wollastonit dilakukan pada tahun anggaran 1981/1982 di daerah Kota Baharu–Air Abu dan sekitarnya, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sebaran dan mutu endapan wollastonit berdasarkan pemetaan geologi, pengambilan contoh batuan permukaan, serta analisis kimia dan petrografi. Penyelidikan dil…
Dalam rangka ikut menunjang penentuan aktivitas G.Merapi maka dilaksanakan metode pengukuran kandungan gas SO2 dalam plume Gunung Merapi (dalam satuan ton/hari) dengan cara mengukur kecepatan emisi SO2 dengan alat COSPEC (Corelation Spectrometer).
Pengukuran deformasi yang dilakukan oleh kelompok kerja deformasi dari Kantor Seksi Penyelidikan Gunung Merapi Yogyakarta adalah pengukuran jaringan titik - titik di puncak, pengamatan kubah lava dan rekahan di puncak lava 1956. Tujuan pengukuran adalah untuk pemantauan kegiatan Gunung Merapi secara menerus.
Laporan ini bertujuan untuk memperbaiki seismograf RTS Plawangan, Pogog dan Maron serta pemasangan panel dan tempat accu untuk lokasi sensor geomagnet di sekitar G.Merapi.
Laporan ini bertujuan untuk memperbaiki jaringan seismik dan geomagnet di G.Merapi. Adapun tugas yang dilaksanakan adalah pemasangan regulator pada seismograf Klatakan, perekaman signal seismik dari stasiun seismograf RTS Klatakan, perbaikan stasiun geomagnet Lempong, dan perbaikan stasiun geomagnet Cemoro.
Bulan April 1990, tim Cospec Seksi Penyelidikan Gunung Merapi Yogyakarta, melakukan pengukuran kecepatan emisi gas S02 disekitar gunung Merapi dengan alat Cospec V. Adapun lokasi pengukuran adalah di daerah Jurang Jero dan di Pos Pengamatan Gunung Merapi Jrakah.
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi bahan galian di wilayah Pertambangan Tanpa Izin (PETI) Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, khususnya endapan emas aluvial dan emas primer dalam urat kuarsa. Selain emas, kajian juga mencakup potensi bijih besi dan wilayah Geopark Merangin. Penelitian dilaksanakan oleh Tim Peneliti Merangin, Badan Geologi, dengan dukungan p…
Pengamatan visual di daerah puncak G. Merapi pada umumnya menunjukkan keadaan yang tidak jauh berbeda dengan bulan sebelumnya. Keadaan morfologi Kawah Gendol, Kawah Woro, Lereng utara, Geger buaya dan beberapa lokasi lainnya tidak mengalami perubahan menyolok.
Peta daerah gunungapi merupakan salah satu bahan yang dipergunakan untuk penanggulangan bahaya, karena di dalamnya telah diterangkan hasil berbagai metoda kegunungapian tentang penyebaran dan jenis bahaya yang mungkin timbul oleh kegiatan gunung api tersebut.