Dari catatan sejarah kegiatan vulkanik, G. Krakatau merupakan gunungapi yang sangat aktif dan dampak letusannya paling destruktif di dunia, tercatat bahwa pada tanggal 27 Agustus 1883 G. Krakatau meletus sangat besar, melontarkan rempah vulkanik dengan volume 18 km3, tinggi asap 80 km, menimbulkan gelombang pasang )tsunami) setinggi 30 m di sepanjang pantai barat Banten dan pantai selatan Lampu…
G. Peut Sagoue atau Ampat Sagi dinamai demikian karena gunungapi ini mempunyai empat buah puncak, puncak-puncak tersebut adalah Puncak Bukulah, Puncak Tutung (2435 m), Peut Sagoue (2512 m), dan satu puncak lagi disebelah timur laut Peut Sagoue. Untuk memantau kegiatan G. Peut Sagoue secara menerus, maka sejak 18 Agustus 1998 di Taransdespot Turucuet, Desa Mane, Kecamatan Mane, Kab. Pidie, sedan…
G. Tandikat (Tandikai, Tandike) merupakan gunungapi bertipe stratovolcano, dengan ketinggian 2430 m dpl. Gunungapi ini membentang di dataran tinggi Minangkabau Sumatera BArat, kira-kira 7.5 km dari Kota padang Panjang. G. Tandikat merupakan bagian dari 3 puncak gunung di Minangkabau yang dikenal dengan puncak-puncak Tri Arga. G. Tandikat adalah satu dari 66 gunungapi Tipe-A yang dipantau secara…
Gunungapi Sorik Marapi salah satu gunungapi aktif yang sering meletus, walaupun letusan freatik (letusan uap air), tetapi pada kawahnya terisi air membentu danau kawah sehingga apabila terjadi letusan dikhwatirkan akan menimbulkan lahar panas. Menurut catatan sejarah letusannya, G. Sorik MArapi mempunyai masa istirahat antara 1 sampai 40 tahun, tetapi umumnya terjadi hampir setiap ahun, walaupu…
G. Sorik Marapi merupakan salah satu gunungapi aktif di Pulau Sumatera dengan ketinggian 2145 meter, bertipe strato dengan danau kawah dan dicirikan oleh sistem hidrothermal yang luas dan letusan freatik yang sering terjadi pada beberapa titik erupsi. Daerah kawahnya tersusun atas 3 buah kawah, yaitu Kawah Sorik Marapi A dan B, serta Danau Merah 9C). Berdasarkan catatan sejarah letusannya, sej…
Gunungapi Kaba dengan puncak tertinggi 1936 m dpl merupakan gunungapi yang cukup aktif dengan ciri pusat erupsi yang berpindah-pindah. Terdapat lebih dari 6 lokasi bekas letusan atau kawah yang terbentuk sejak tahun 1883. Erupsi Gunungapi Kaba pada umumnya bersifat eksplosif yang berkelanjutan atau berselingan dengan leleran lava pijar. Aktifitas G. Kaba di monitor secara menerus dari Pos PGA d…
Gunungapi Kaba merupakan gunungapi strato volkano yang terpancung mempunyai sifat-sifat diantaranya pusat erupa yang berpindah-pindah dan erupsi magmatik eksplosfi yang diselingi oleh aliran lava dari kawah. Dalam sejarah kegiatannya yang tercatat sejak tahun 1833, G. Kaba pernah menimbulkan korban jiwa yaitu letusan yang terjadi pada tahun 1833. Tahun 1945 korban manusia tercatat 276 orang. Ke…
Gunung Marapi merupakan salah satu gunungapi aktif termasuk kedalam tipe A yang berada di Indonesia dan termasuk salah satu gunungapi yang paling aktif di Sumatera Barat. Gunungapi ini muncul pada jalur pegunungan bukit barisan dalam wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar, tinggi puncaknya lk. 2891.3 di atas muka laut atau lk 2000 m di atas dataran Bukittinggi. Manifestasi kegiatan G. Marapi ta…
Penelitian ini dimaksudkan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan di Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi tahun anggaran 2006 Bidang Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi dengan cara melakukan pemetaan geologi Gunungapi Sibayak di Kabupaten Karo, Propinsi Sumatra Utara. penelitian geologi yang pernah dilakukan di daerah ini umumnya baru bersifat pendahuluan dan regional, yang dikerjakan …
Gunungapi Talang (+2597 m) merupakan gunungapi statro yang tidak mempunyai kawah di puncaknya, kerucutnya kembar dengan puncak Pasar Arbaa yang telah padam. Kegiatan vulkaniknya seperti hembusan solfatara dan fumarola, terjadi pada sebuah lembah panjang berarah barat-timur sepanjang lk. 300m dan lebarnya 30-90 m. Pada lembah ini pula sering terjadi letusan, berdasarkan statistik data kegiatanny…