Kaldera Batur yang terletak di bagian timur laut Pulau Bali, merupakan sebuah struktur runtuhan berbentuk elips berukuran 13,8x10 km, dengan struktur runtuhan lainnya yang berbentuk melingkar di bagian pusatnya, dan berdiameter 7,5 km. Pembentukan kedua runtuhan tersebut diselingi oleh erupsi lava andesit silikaan dan pembentukan kubah-kubah lava andesitis. Runtuhan pertama yang terjadi sekitar…
Gunung Batur adalah salah satu gunungapi aktif yang berada di Provinsi Bali. Kegiatan letusan G. Batur yang tercatat dalam sejarah dimulai tahun 1804 dan terakhir tahun 2000. Tahun 1968 G. Batur meletus berupa lontaran bahan vulkanik pijar setelah sebelumnya didahului leleran lava. Dalam tahun 1969 dilaporkan bau belerang di permukaan Danau Batur, warna airnya berubah dari hijau menjadi putih. …
Variasi kecepatan relatif yang diperoleh dari hasil korelasi silang data seismik ambient noise di G. Batur telah dianalisis dengan menggunakan metoda Moving Windows Cross Spectrum. Variasi harian dari nilai dv/v di tiap pasangan stasiun berada pada nilai sekitar 0,25 %, yang merupakan nilai fluktuatif nilai variasi kecepatan di G. Batur pada keadaan Normal. Nilai rata-rata variasi kecepatan rel…
Berdasarkan klasifikasi gunungapi di Indonesia, gunung Batur merupakan gunungapi aktif tipe A. Gunungapi Batur memiliki kaldera terbesar dan terindah di dunia (van bemmelen, 1979, dalam data dasar gunungapi Indonesia). Danaunya yang dinamakan Danau Batur menempati bagian timur dan tenggara kaki G. Batur pada zona di antara Kaldera I dan II. Bentuknya menyerupai bulan sabit dengan panjang l. 7,5…
Kebijakan pemerintah sesuai dengan amanat UU No.26 Tahun 2007, untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam yang dimilikinya dalam penyusunan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) di kawasan gunungapi harus mempertimbangkan tingkat kerawanan bahaya yang disebabkan oleh letusan gunungapi. Pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi berupa kawasan yang menarik untuk wisatawan.
Kebijakan pemerintah sesuai dengan amanat UU No.26 Tahun 2007, untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya dalam penyusunan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) di kawasan gunungapi harus mempertimbangkan tingkat kerawanan bahaya yang disebabkan oleh letusan gunungapi. Pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi berupa kawasan yang menarik untuk wisatawan akan men…
Kebijakan pemerintah sesuai dengan amanat UU No. 26 Tahun 2007, untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam yang dimilikinya dalam penyusunan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) di kawasan gunungapi harus mempertimbangkan tingkat kerawanan bahaya yang disebabkan oleh letusan gunungapi. Pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi berupa kawasan yang menarik untuk wisatawan untuk m…
Gunung Batur terletak di tengah dua kaldera di Kompleks Batur yaitu kaldera bagian luar dan bagian dalam. Bagian luar kaldera berukuran 10 x 13.5 km terbentuk pada erupsi sekitar 29,300 tahun lalu dan sekarang terdiri dari danau batur pada sisi tenggara kaldera dengan panjang 7,7 kilometer dan luasan daerah 16 km persegi. Posisi danau ini berlawanan arah dengan puncak Gunung Abang berketinggian…
Danau Batur menempati bagian timur dan tenggara Kaki G. Batur pada zona di antara Kaldera I dan II. Bentuknya menyerupai bulan sabit dengan panjang lk. 7,5 km, lebar maksimum 2,5 km, keliling lk. 22 km dan luas lk, 16 km2. Tinggi permukaan danau 1031 meter diatas permukaan laut. Visual Kaldera dan Danau Batur sangat indah, ini menjadi daya tarik sehingga banyak dikunjungi oleh wisatawan.
G. Batur merupakan gunungapi aktif tipe A yang secara administratif terletak di Provinsi Bali. Wilayahnya meliputi 2 kabupaten yaitu Kabupaten Bangli dan Singaraja. G. BAtur dan terutama sistem kalderanya sudah lama menarik para ahli geologi gunungapi untuk meneliti dan mengngkapkan fenomena geologi yang terjadi terutama dalam mekanisme pembentukan kaldera.