Penyelidikan deformasi G.Guntur dilakukan selama kurang lebih 1 bulan pada bulan Mei 1994, meliputi penyelidikan pembangunan titik ukur (bench mark), levelling/dry tilt, global positioning system, electronic distance measurement (edm), dan seismisitas G.Guntur.
Penyelidikan deformasi G.Semeru merupakan penyelidikan yang pertama kali, sehingga data - data deformasi ini dianggap sebagai data dasar bagi penyelidikan selanjutnya.
The EDM measurement at the summit area of Merapi volcano had been done periodically in 1988, 1990, 1991, and 1992. By using the data of trilateration, horizontal strain components were calculated to evaluate strain pattern changes with time. During the period of 1988 - 1990, seismic and eruptive activities were rather low. In the period of 1990 - 1991, HFA and HFB type earthquakes increased and…
Berdasarkan peta topografi 1 : 50.000 sementara ini oleh tim ditentukan untuk memasang 2 titik amat (lokasi penempatan alat) yaitu di pos pengamatan dan disekitar G.Apuy. Sedangkan titik reflektor ditentukan di 4 titik yaitu di daerah Lingga, sekitar hulu sungai Ciwasiat, sekitar hulu Cicangkrung, dan sekitar bukit Tegak Jamuju.
Dalam laporan nomor 37/DV/90 tentang pemasangan titik ukur EDM di Gunung Ciremai telah dilaporkan bahwa dari enam titik ukur yang direncanakan, baru dapat diselesaikan pemasangan 2 titik ukur dan belum terselesaikan seluruh pemasangannya.
Deformasi tubuh gunungapi merupakan gejala perubahan di permukaan gunungapi. Gejala ini juga berhubungan erat dengan kegiatan magma, dicerminkan dan diidentifikasikan sebagai perubahan tekanan di dalam tubuh gunungapi yang disebabkan oleh tekanan/gerakan magma di bawah permukaan.