Sejak akhir 1978 di sekitar G. Lawu digoncang oleh getaran gempabumi yang makin hari makin sering dan makin besar intensitasnya. Dikuatirkan letusan gunungapi akan merupakan kegiatan susulan yang terjadi, sekalipun G. Lawu sejak 1600 tidak pernah dicatat peningkatan kegiatannya. Penganar an dilakukan secara darurat dan berkala, diantaranya dengan menggunakan sistem tripartit. Pengamatan tersebu…
Gempabumi di sekitar G. Lawu telahberlangsung sejak bertengahan bulan Desember 1978. Gempa dirasakan oleh penduduk di wilayah Kecamatan Plaosan dan Tawangmangu. Bahkan sampai di kota Magetan. Kegiatan sangat meningkat dalam bulan April 1979, yaitu diketahui dari makin banyaknya gempa yang terasa. Dalam bulan Mei mencapai puncaknya. Pada tgl. 14 dan 15 terjadi gempa terasa yang paling kuat. Teta…
Gunung Lawu (+3265) termasuk salah satu dari gunung api aktif di Indonesia,, digolongkan sebagai gunungapi tipe-B, yaitu gunungapi yang pernah mengadakan letusan sebelum tahun 1600. Kegiatan G. Lawu setelah tahun 1600 ditandai dengan kegiatan solfatara (kegiatan gas) pada kawah Candradimuka.
Pengmatan gempa di G. Merapi dengan empat stasiun yaitu Bebadan, Plawangan, Musuk, dan Selo kurang memuaskan karena gempa vulkanik cenderung kecil.
Tgl. 15 Aqustus 1k. jan. 09. mulai terasa adanya concangan gempabunt. rada bari itu geapa yang terasa so banyak 30 kali sedanckan yans terontat oleh seismograp di observatori 0. Lemongan di Gunungmeja (Klakah) seba nyak 427 kali. Gempa ternea tal. 16 Agustus hanya 3 kali tetapi tercatat oleh seismograp sebanyak 1484 kali. Do ngan demikian diduga "main ahook" dari seluruh kegiatan ini terjadi pa…