Gunung Merapi dikenal sebagai gunungapi yang sangat aktif ini mempunyai interval erupsi 2 - 7 tahun, secara administratif terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Pada puncaknya terdapat Kawah dengan hembusan gas solfatara dan fumarola secara terus-menerus yang dijadikan sebagai parameter pengukuran untuk mengetahui perubahan komposisi kimia gunung tersebut,
G. Lamongan adalah gunungapi kecil diantara dua pegunungan raksasa Tengger dan Ijang Argapuro. Puncak tertinggi, Gunung Tarub, merupakan bagian dari pinggiran kawah gunungapi mula-mula. Kawah itu kemudian bergeser ke arah barat daya dengan jarak lebih dari 650 m. Abu dan aliran lava berkontribusi pada kontruksi gunungapi ini.
Terdapat lebih dari 100 danau kawah aktif yang ada di dunia saat ini. Di Indonesia, dari 127 gunungapi (tipe A, B, dan C) setidaknya terdapat 20 gunungapi yang memiliki danau kawah. Salah satunya adalah G. Ijen yang terdapat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Gunungapi Ijen ini merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang dipantau aktivitas vulkaniknya secara kontinyu.
Papandayan (2665 m dpl) adalah sebuah gunungapi aktif strato tipe A. Gunungapi ini terletak kurang lebih 20 km di baratdaya Garut, ibu kota Kabupaten Daerah Tingkat II Garut, Propinsi Jawa Barat. Pada gunungapi ini terdapat 4 kawah besar yaitu: Kawah Tegal Bungbrung, Kawah Tegal ALun-alun, Kawah Parugpug dan Kawah Mas.
Tangkubanparahu yang artinya adalah perahu terbalik, merupakan salah satu gunungapi aktif strato tipe A yang terletak 30 km di sebelah utara Kota Bandung dan 10 km di selatan Kota Subang dengan ketinggian 2084 m di atas permukaan laut. PAda bagian puncak G. Tangkubanprahu terdapat 9 kawah yaitu: Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah BAru, Kawah Lanang, Kawah Ecoma, Kawah Jurig, Kawah Siluman, Kawah Dom…
Kegiatan penyelidikan di lakukan dalam rangka melakukan evaluasi dan untuk mengetahui perkembangan aktivitas setelah terjadinya letusan G. Merapi 14 Juni 2006. Seperti telah diketahui, berbagai penyelidikan telah dilakukan sebelum, saat dan sesudah peningkatan aktivitas G. Merapi tersebut. Kegiatan penyelidikan yang telah dilakukan antara lain dari aspek geologi dan geokimia.
Gunung Tangkubanparahu merupakan salah satu gunungapi aktif bertipe strato yang terletak di utara Kota Bandung, Jawa Barat, dengan ketinggian 2084 meter diatas muka laut, atau sekitar 1300 meter diatas dataran tinggi Bandung. Pengamat terhadap aktifitas gunung ini dilakukan dengan melibatkan berbagai metoda seperti geokimia dan geofisika.
Penyelidikan geokimia di daerah Cibareno merupakan kegiatan follow-up tahap IIA dari penyelidikan reconnaissance sebelumnya. Daerah penyelidikan terletak pada Peta Topografi Lembar 140 skala 1:50.000 dengan luas sekitar 5.937 ha, meliputi wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, dan Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten Selatan. Kegiatan lapangan dilaksanakan selama 3,5 bulan, mulai 25…