G. Agung terkenal dengan letusan besar pada tahun 1963 yang menewaskan 1.148 orang. Disamping itu G. Agung sangat berperan didalam kehidupan beragama bagi umat Hindu Di P. Bali, dan juga merupakan daerah tujuan wisata. Sebagaimana gunungapi yang mempunyai sifat letusannya yang besar, G. Agung mempunyai sifat denga periode istirahat yang cukup lama.
Metoda seisimik adalah salahsatu metoda yang dipakai untuk memantai aktvitas Gunungapi dimana metoda ini telah terbukti berhasil dalam mendeteksi gejala awal dari suatu letusan. Metoda seismik ini sangat tergantung pada kondisi peralatan dari jaringan seismik dilapangan, sehingga akan sangat berpengaruh terhadap akurat data yang dihasilkan. Agar kwalitas data yang dihasilkan tetap akurat.
Pengembangan peralatan untuk regional center adalah pekerjaan menerus sebelum ditemukan suatu sistem pemantauan yang kuat, tahan lama, mudah dioperasikan dan mudah dalam pengelolahan data serta mampu memberikan data real time. Hal inilah yang selama ini dikembangkan oleh BPPTK Yogyakarta di RC Bali terutama dalam pengembangan pemantauan seismik.
Sebelah tenggara Pegunungan Batur, G. Agung menjulang berbentuk kerucut langsing hingga ketinggian 3142 m dari permukaan laut. Sebuah pelana sempit memisahkannya dari pegunungan ini. Merupakan tipe murni gunungapi Strato, yang masih memiliki bentuk kerucut aslinya secara utuh. Gejala gunungapi dahsyat, seperti halnya terjadi di Komplek G. Batur, asing baginya.
Batur in Bali island is known as a call for both, the caldera or the active cone within the caldera. It becomes interesting tourism object since long time ago. 8°4'S and approxi-Latitude The geographic position of Batur is Longitude 115°22'. Kintamani is the nearest city, mately 70 Km north-east of Denpasar, the capital of Bali Province. Due to wide spread volcanic products, the land inside a…
Selama suatu penyelidikan terhadap penyebab terjadinya gempabumi yang menghancurkan begitu dahsyat. P. Bali pada 21 Januari 1917, sayapun mendapat kesempatan untuk melakukan beberapa selidikan kegunungapian. Dua buah gunungapi yang masih bekerja di Bali, yakni G. Batur dan G.Agung, pada kesempatan ini diselidiki
Pada tanggal 11 September 1973, telah berangkat satu regu dari Seksi Penelitian Gunungapi, untuk mengadakan penelitian/pemerik saan dan pembuatan film dokumentasi terhadap 3 (tiga) buah gunung-api, yaitu di Pulau Bali Gunung Agung, Batur dan di Pulau Lombok ialah satu-satunya Gunungapi Rinjani.
This proposal requests funds to support an investigation respectively. of three large eruptions from the volcanoes Tambora, Krakatoa and Agung which occurred in 1815, 1883 and 1963 Though the nature of the eruptions, and especially the deposits of ejecta, are poorly understood, these events are known to have caused considerable effects in the stratospheric aerosol layer. the post eruption years…
Pengukuran potensial diri (Self Potential = SP) di Gunung Agung telah dilakukan di 130 titik pengukuran disepanjang empat buah lintasan di tubuh Gunung Agung untuk menentukan titik-titik ukur baku. Dengan mengukur ulang titik-titik tersebut pada perioda tertentu diwaktu mendatang, diharapkan hasilnya bisa membantu metoda pemantauan lainnya untuk memonitor aktifitas gunungapi ini.
Since the year 1586, when Mt. Kelut erupted in East Java, killing an estimated 10,000 people, there have been more than seventy major disasters in Indonesia directly resulting from volcanic eruptions. These recorded eruptions have taken the lives of more than 200,000 people, not including those eruptions for which no data, or estimate, is available. The magnitude of these disasters in terms of …