G. Agung merupakan klasifikasi gunungapi aktif yang tergolong tipe A berada paling barat di wilayah Bali dan Nusatenggara seperti halnya G. Batur. Posisi Geografi G. Agung 8°20, 5' Lintang Selatan, 115° 30,5' Bujur Timur dengan ketinggian 3142 m sebelum le-tusan, 3014 m setelah letusan. Posisi Geografi G. Batur 8°14, 30' Lintang Selatan, 115°22, 30' Bujur Timur, tinggi 1717 m diatas permuka…
Dalam tahun anggaran 1988/1939 Direktorat Vulkanologi Sub Dit Pemetaan Gunungapi, Seksi Penginderaan Jauh, sesuai program kerja telah melaksanakan pemetaan geologi potret gunung Agung, Bali, berdasarkan pada hasil tafsiran potret udara. Maksud dari pada pemetaan ini adalah untuk mengetahui jenis serta sebaran batuan yang membentuk gunungapi ini, sehingga dapat disusun urutan batuan pembentuknya…
Gunung Agung merupakan gunungapi strato tipe A yang terletak pada posisi geografi 8º 20,5' Lintang selatan, 115° 30,5' Bujur timur, dan termasuk dalam kecamatan Rendang, Abang, Kabupaten Karangasem, Bali. Gunung tersebut adalah gunungapi tertinggi di Bali, lebih kurang 3142 meter dpl (diukur sebelum letusan tahun 1963) dan lebih kurang 3014 meter dpl (diukur setelah letusan tahun 1963)
Pada tanggal 7 sampai dengan 21 Mei 1981 Tim dari seksi pemetaan geologi endapan gunungapi, Direktorat Vulkanologi, mengadakan perjalanan ke Gunung Semeru (Jawa Timur) dan Gunung Agung (Bali). Perjalanan ini dimaksudkan untuk mengetahui ciri endapan awanpanas serta endapan lahar baik di Gunung Semeru maupun di Gunung Agung, karena endapan yang diamati tersebut jelas tercatat sejarah.
Berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas nomor. 116/P/1985, 117/P/1985 dan 121/P/1985 masing-masing atas nama Sdr. I Nengah Guna, Sdr. I Ketut Naka dan Sdr. K Jani Suwartiyasa, diperintahkan untuk melakukan pengamatan visual Gunung Agung. Seperti diketahui bahwa gunung Agung adalah gunungapi bentuk strato yang terletak di kecamatan Rendang, daerah Tingkat II Kabupaten Karangasem Pulau Bali. …
Berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No.113/P/85 Bandung tanggal 16 April 1985 dan dilanjutkan dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas No.1254/P/85 Bandung tanggal 8 Juli 1985 penulis ditugaskan untuk melakukan Pengamatan dan Penyelidikan Seismik G.Agung. G. Agung 3142 m sebelum letusan tahun 1963 dan 3014 m (Pak Suryo 1964 ) setelah letusan 1963. Lintang Tipe gunungapi Strato Posisi geog…
Pengukuran potensial diri (Self Potential = SP) di Gunung Agung telah dilakukan di 130 titik pengukuran disepanjang empat buah lintasan di tubuh Gunung Agung untuk menentukan titik-titik ukur baku. Dengan mengukur ulang titik-titik tersebut pada perioda tertentu diwaktu mendatang, diharapkan hasilnya bisa membantu metoda pemantauan lainnya untuk memonitor aktifitas gunungapi ini.
Sebelah tenggara Pegunungan Batur, G. Agung menjulang berbentuk kerucut langsing hingga ketinggian 3142 m dari permukaan laut. Sebuah pelana sempit memisahkannya dari pegunungan ini. Merupakan tipe murni gunungapi Strato, yang masih memiliki bentuk kerucut aslinya secara utuh.
This proposal requests funds to support an investigation respectively. of three large eruptions from the volcanoes Tambora, Krakatoa and Agung which occurred in 1815, 1883 and 1963 Though the nature of the eruptions, and especially the deposits of ejecta, are poorly understood, these events are known to have caused considerable effects in the stratospheric aerosol layer. the post eruption years…
Gunung Agung di pulau Bali merupakan salah satu gunungapi aktif, disamping gunungapi Batur, mempunyai ketinggian 3014 meter diatas permukaan laut. Gunung Agung diketahui sebagai suatu gunungapi yang kurang sekali mengadakan letusan-letusan. Selama sejarah letusan yang diketahui terjadi pada tahun-tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963. Dari letusan gunung Agung yang terakhir (1963), diketahui telah ja…