Pemetaan daerah bahaya G.Guntur dimaksudkan selain melakukan pengecekan keadaan kawah (kegiatan puncak) juga pemeriksaan lembah sungai yang berhulu dari daerah puncak yang akan menampung debu dan pasir hasil letusan G.Galunggung 1982 yang menutupi G.Guntur serta bahan longsoran untuk potensi banjir bandang (galodo).
Untuk mengetahui perubahan kemagnetan dari akibat adanya suatu aktivitas gunungapi, perlu dilakukan pengamatan pada titik - titik amat kemagnetan untuk mengetahui harga dasr kemagnetan disekitar gunungapi.
Pemetaan yang telah dilaksanakan bertujuan membuat peta ge-ologi terperinci berdasarkan pada data lapangan dan hasil pemeriksaan laboratorium, serta dibantu beberapa acuan da-ri penyelidik terdahulu. Lebih lanjut dari peta geologi yang dihasilkan itu diharapkan dapat diketahui evolusi Kom-pleks G. Guntur serta menunjang data terhadap pembuatan pe-ta daerah bahaya gunungapi.
Pada tanggal 6 - 8 November 1979 dilakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu di G. Galunggung, G.Guntur, G.Papandayan, dan G.Gede. Pemeriksaan ini dilakukan sehubungan dengan terjadinya gempabumi tektonik pada tgl 2 November 1979 yang episentrumnya terletak pada 3,85' Lintang Selatan dan 108' Bujur Timur (Pusat Meteorologi dan Geofisika).
Gempa bumi vulkanik, mungkin Juga tektonik yang terjadi didaerah sekitar gunungapi, merupakan salah satu gejala penting dalan menentukan tingkat kegiatan suatu gunungapi. Sehubungan dengan itu saka pemantauan kegiatan gempa terhadap gunungapi aktif yang dalam keadaan istirahat maupun giat merupakan suatu keharusan. Data yang diperoleh dari hasil penyelidikan dalam keadaan tenang akan berguna se…
Dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 2306, tanggal 2-2-1989, Komar Restikajaya, Sobana Rasid, pengemudi Kosim Al Sukar dan penulis di-tugaskan untuk menentukan/memilih lokasi setasiun Tilting disekitar G. Guntur di Kabupaten Garut Jawa Barat. G. Guntur adalah nama sebuah puncak dari suatu kelompok gunung muncul ditiga dataran tinggi (dataran tinggi Leles, Garut dan sungai Cimanuk).
Komplek gunung Guntur ini terdiri dari beberapa puncak kerucut, Kerucut yang tertinggi diantaranyn puncak Gunung Masigit, 2249 meter diatas muka laut, gunung Agung, 2170 meter diatas muka laut terdapat disebelah timurlaut gunung Masigit.
Air mineral oleh pribumi di sana dinamakan Airpanas, muncul dari lubang - lubang dari suatu aliran serupa lava trakit tua di kaki tenggara Gunung Guntur pada ketinggian 2403 kaki Rijland dml dan lk 2 pal jauhnya dari Trogon.
Dalam evaluasi penyelidikan yang dilakukan pada 25 Mei 1998 sampai 23 Juni 1998 ini adalah melakukan pengambilan data beda tinggi antara satu titik tetap terhadap titik tetap yang lain, dengan metoda sifat datar (leveling).
Gunung Guntur termasuk gunungapi tipe-A merupakan gunungapi aktif di Jawa Barat. Kegiatan letusannya tercatat mulai 1690 sampai 1847, sekurang - kurangnya telah terjadi 22 kali kegiatan.