Gunung Kelut adalah salah satu dari beberapa gunungapi aktif yang di anggap berbahaya di Indonesia. Mencegah agar suatu gunungapi tidak meletus tidak mungkin, oleh kare- na itu salah satu usaha adalah meramalkan kapan kira-kira akan terjadi letusan. Dalam peramalan ini sangat diperlukan data semua gejala yang ada hu bungannya dengan kegiatan gunungapi tersebut, antara lain hasil kegiatan seismi…
Maksud kepergian adalah mengikuti rombongan rencana pencatatan suhu air kawah G. Kelut melalui pemancar
G. Kelut dan lereng-lerengnya terletak di Karesidenan Kediri. Sifat penelitian ini meliputi pengambilan conto-conto air, yang berasal dari G. Kelut.
Maksud dari pekerjaan ini, untuk membuat laporan peta daerah bahaya G. Kelut secara agak populer yaitu selain batas daerah terlarang dan batas bahaya I, batas daerah bahaya lahar ditarik sedemikian rupa,sehingga pihak ketiga (inatansi lain) dapat dengan mudah menggunakan peta ini, untuk kepentingan pengendalian lahar dan lain-lain.
Even though Indonesia is rich in volcanoes (128 are considered active) and abundant rainfall (annual rainfall figures of ovar 2000 tum are no exemptions), very little research work has been done thus far as regards their imli cations on surface drainage; many quantitative data are sit needed. By using the case of it. Kolut and the Biantas river, due attention is asked towards more systematic…
Atas permintaan Dinas Bencana Alam Direktorat Sungai dan Rawa, penulis bersama Saudara Ato Djuhara dibaah pimpinan sdr. I. Surjo, ditugaskan oleh Kepala Dinas Vulkanologi Direktorat Geologi Bandung, Ke. G. Kelut dan sekitarnya di Kediri Djatim.
Indonesia sebagai suatu daerah gunung berapi diatas permukaan bumi, jang mempunyai 149 pust kegiatan (gunung berapi). Sejak tahun 1800 menurut statistik bercana yang disebabkan gunung berapi terjadi 1 x dalam 3 tahun, sejdangkan bencana tersebut tidak kurang dari 135.000 kecelakaan, beratus-ratusdesa dan beribu ribu hektare dari tanah dan hutan dimusnahkan, akiibat dari letusan gunung api akan …
Pada tanggal 23 Februari 1956, kami diberi tugas untuk memeriksa G.Kelud, berkenaan dengan terjadinya ombak didalam setinggi 5m, pada tanggal 20 Februari 1956, yang disebabkan oleh longsornya dinding kawah sebelah Barat-Daya dari kawah.
Atas permintaan Dinas Gunungapi maka oleh Urusan Geologi Teknik dari tanggal 14 November 1952 sampai dengan 14 Desember 1952 telah diadakan pemeriksaan global terhadap tanah dasar tempat - tempat yang direncanakan untuk mendirikan pos penjagaan G.Kelud dan dijalan - jalan yang akan menghubungkan dengan daerah dibawah, terutama dengan tempat - tempat yang ada jalan mobil.
Atas permintaan Dinas Gunungapi maka oleh Urusan Geologi Teknik dari tanggal 14-11-1952 sampai dengan 14-12-1952 telah di-adakan pemeriksaan global terhadap tanahdasar tempat-tempat jang direntjanakan untuk mendirikan pos-pend jagaan G. Kelud, dan djalan-an-jalananjang akan menghubungkan dengan daerah dibawah, terutama dengan tempat-tempat jang ada djalan-mobil. Pemeriksaan ini diser-tai dengan…