Efforts to compile a more comprehensive bibliography on the ill- famed Krakatau volcano are presently more rewarding than in the pre- viously given attsapts (Van Barem, 1931; Brodie, 1982; Da Nova, 1936, 1953; Kusumadinata et al., 1979; Nourn van Padang, 1951; Ongkosongo & Suwardi, 1981; and Soagiarto & Soegiarto, 1983). This because in the last quarter of a century (1960-1984) we are interpret…
Various discussions have been made by many authors as respects the eruption mechanism of Krakatau caldera (e.g. Williams, 1941; Yokoyama, 1981; Self and Rampino, 1982; Yokoyama, 1982). Accumulation of geophysical data may provide important information to clarify the problem. Yokoyama and Hadikusumo (1969) have already established the gravity stations Krakatau Islands. The low residual anomalies…
The significant change in seismic activity for an active volcano is closely related to the stage of volcanic activity. Even in the dormancy period, the observation of seicmic activity of a particular volcano is very important to evaluate the status and to anticipate the future behavior. The Volcanological Survey of Indonesia installed triparti- te instruments at the Anak Krakatau and Sertung…
Our earth as a fascinating space ship proves to be ever more so the more we learn about it. We evoloved here, it is our planet and our home, but alas, we only have a very limited direct experience of its past history.
Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi "GEA" ITB dan Himpunan Mahasiswa Geofisika dan Meteorologi ITB merupakan dua wadah organisasi dari sekian banyak wadah kemahasiswaan yang dimiliki Institut Teknologi Bandung, yang berfungsi untuk menunjang pendidikan di ITB pada umumnya dan jurusan Geofisika Meteorologi dan Teknik Geologi pada khususnya, baik bersifat akademis dan profesi maupun yang bersifat n…
Diperkirakan sebuah gunungapi purba berukuran raksasa telah terbentuk di Selat Sunda pada masa pra sejarah. Suatu letusan dahsyat telah terjadi sehingga menghancurkan gunungapi purba. Sisa gunungapi raksasa ini merupakan p. Sertung, p. Panjang dan p. Rakata. Hal ini dapat dibuktikan dengan kesamaan yang terdapat pada ketiga pulau tersebut
Pada tgl. 21 April 1984, penulis ditugaskan ke Pasauran untuk ber gabung dengan Sdr. Sikin dan Hery Supriyatno di Pos Pengamatan G. Krata- tau untuk melakukan pengamatan dan penelitian seismik gunungapi dan pe- ngamatan visual dari Pos tersebut. Mengenai hal yang disebut pertama di- tekankan pada pengumpulan data dari hasil pengamatan sebelumnya dan pada waktu itu. Karena pengamatan memang tela…
Analisia norbuk sari (pollen) membuktikan, bahwa ada tumbuhan yang pernah tumbuh sebelum lotusan 1883. Tumbuhan ini kemudian musnah oleh letusan dahsyat tab. Penghidupan kombali terjadi akibat tumbuhnya tumbuhan baru melalui akar, rhizoma, biji dan spora yang ternyata tersimpan baik dan kemu- dian mendapat kesempatan untuk tumbuh kembali. Dengan demikian Teori Kepunahan Penghidupan Total …
Kita tercengang oleh keganasan bom - bom atom yang menghancurkan Hirosima dan Nagasaki, tergemap oleh tenaga yang seribu kali lebih besar dari bom - bom zat air yang di Eniwetok dan Bikini diledakan namun ledakan - ledakan ini hanyalah mainan anak - anak, dibandingkan dengan sebuah esplosi yang telah berlangsung tujuh puluh lima tahun yang lalu. Senjata - senjata inti kita telah menghancurkan d…
When Krakatau was erupted at 10.02, Sunday morning, 27 August, 1883, 36.417 people were killed by one of the greatest volcanic eruption that ever happened on earth. The victims were not only suffered by the pyroclastics of Krakatau but also swept by tsunami which had drawn 297 Desas (a small administrative u- nit of human settlement). Of the 297 Desas, 165 of them were completely vanished from …