Gunungapi Galunggung (G. Galunggung) merupakan gunungapi aktif yang memiliki danau kawah di puncak, berdiamter 1000 m dengan kedalaman 11 m dan mempunyai volume air lebih kurang 750 m3. Di dalam kawah ini terdapat kerucut sinder setinggi 30 m dari dasar kawah dan kaki kerucut berukuran 250 x 165 meter yang terbentuk selama periode erupsi 1982-1983.
Salah satu realisasi dari tugas nyata pemantauan dan pengamatan gunungapi yang dikerjakan oleh staff sub bidang pengamatan gunngapi wilayah barat, bidang pengamatan, pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi pada tahun anggaran 2011 adalah melakukan instalasi peralatan pemantauan G. Dieng yang terletak di kabupaten Banjarnegara dan kabupaten wonosobo, provinsi jawa Tengah.
Gunungapi Galunggung (G. Galunggung) merupakan gunungapi aktif yang memiliki danau kawah di puncak, berdiameter 1000 m dengan kedalaman 11 m dan mempunyai volume air lebih kurang 750 m3. Di dalam kawah ini terdapat kerucut sinder setinggi 30 m dari dasar kawah dan kaki kerucut berukuran 250 x 165 meter yang berbentuk selama periode erupsi 1982-1983.
Gunungapi Guntur adalah nama sebuah puncak dari suatu kelompok gunungapi yang terdiri atas beberapa kerucut. Pusat Gunungapi Guntur secara geografis berada pada ketinggian puncaknya 2249 m dpl, dan secara administratif termasuk Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Bara. Dari data sejarah letusan antara tahun 1800 sampai 1847 tercatatat tidak kurang dari 21 kali letusan.
Gunungapi Papandayan merupakan gunungapi aktif tipe A strato dengan tinggi 2665 m dpl (di atas permukaan laut) memiliki beberapa kawah aktif diantaranya: kawah Emas, kawah Manuk, kawah Nangklak dan kawah Baru. Aktivitas vulkanik G. Papandayan cukup tinggi pasca letusan di tahun 2002, ditandai dengan beberapa kali peningkatan gempa-gempa Vulkanik.
Gunungapi salak mempunyai dua buah dinding kawah berbentuk tapal kuda yang mengarah ke barat daya dan utara-timur laut. Kedua kawah tersebut terdiri atas kawah cikaluwung dan dinding kawah ciapus atau disebut juga kawah Salak I, dan kawah Salak II. Aktivitas vulkanik yang tampak dipermukaan berupa tembusan asap solfatara dan bualan-bualan air panas.
Gunungapi Gede merupakan gunungapi aktif yang berada di provinsi Jawa barat dan termasuk dalam ruang lingkup Taman nasional gede Pangrango. Secara geografis gunungapi ini meliputi wilayah kabupaten Bogor, Sukabumi, dan Cianjur. Gunung Gede merupakan gunungapi strato dengan ketinggian puncak mencapai 2958 m dpl dan terdapat 7 buah kawah yang masih aktif didaerah puncak yaitu kawah Gemuruh, Gede,…
Gunung Ijen merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang memiliki danau kawah. Gunung ini berada di kawasan pegunungan IjenJawa Timur. G. Ijen merupakan salah satu kerucut gunungapi dari 22 buah kerucut gunungapi yang muncul setelah terbentuknya Kaldera Ijen. Terdapat lebih dari 100 danau kawah aktif yang ada di dunia saat ini (Delmelle dan Bernard, 2000).
Gunung Tangkuban Parahu adalah salah satu gunungapi yang menjadi tujuan wisata yang sangat populer di Jawa Barat. Kawahnya pada ketinggian 1830 m dpl dapat dicapai dengan kendaraan roda empat. Sedikitnya ada 10 buah kawah berada di kawasan G. Tangkuban Parahu, diantaranya Kawah Ratu, Upas, Domas, Baru, Ecoma, Jurig, Siluman, Jarian, Badak dan Pangguyangan Badak.
Gunungapi Raung merupakan gunungapi aktif, strato, muncul di lereng sebelah barat kompleks Kawah Ijen, dengan tinggi puncaknya 3332 m di atas permukaan lauit. Bagian puncaknya merupakan kaldera, berdiameter lebih kurang 2,5 km, lereng kalderanya sangat terjal dengan kedalaman dasar sekitar 400 m. Pusat kegiatan letusan G. Raung saat sekarang berada pada dasar kaldera yang membentuk kerucut.