Pada saat melakukan ekspedisi di G.Galunggung, penulis memeriksa sendiri dua buah blowhole yang terletak ditepi sumbat lava 1918 sebelah Barat Laut. Bentuk kedua blowhole adalah lonjong, luasnya masing - masing kurang lebih 50 m2 dan kurang lebih 10 m2 dengan suhunya 25 C' dan 28', yang dapat dilihat di dalam foto, adalah yang terbesar.
Berhubung adanya laporan dari kantor kabupaten Tasikmalaya, yang memberitahukan bahwa pada tgl 10-11-1959 jam 22.00 telah terdengar suara gemuruh dari G.Galunggung, maka dua orang pengamat, ialah sdr. Elon dan O.Rukman ditugaskan oleh sdr. Kepala Urusan Vulkanologi untuk mengadakan pengawasan terhadap gunung tsb, dari suatu tempat didaerah Tasikmalaya, untuk waktu selama dua minggu lamanya.
Dalam laporan ini membahas perjalanan ke pos - pos penjagaan gunung api di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang terdiri dari : Gunung Kelut, Gunung Semeru, Gunung Lamongan, Gunung Dieng, Gunung Merapi, dan Djrakah.
Keadaan Kawah Idjen dari tanggal 5 s/d 10 September 1957 : Cuaca tiap pagi cukup terang, angin sering meniup kencang dari arah tenggara. Sekitar kawah sering gelap terganggu dengan asap air telaga dan asap solfatara.
Dipuncak pegunungan Idjen terdapat 3 buah bangunan rumah, masing - masing letaknya berjauhan, yaitu : (1) Pondok Kawah Idjen; (2) Pondok U.G.A. (Pos Urusan G.Api) sebelah Selatan; (3) Pondok U.G.A. (Pos Urusan G.Api) sebelah Utara.
Pada tanggal 23 Februari 1956, kami diberi tugas untuk memeriksa G.Kelud, berkenaan dengan terjadinya ombak didalam setinggi 5m, pada tanggal 20 Februari 1956, yang disebabkan oleh longsornya dinding kawah sebelah Barat-Daya dari kawah.
Pada permulaan bulan Februari oleh pos penjagaan D.G.B di Kawah Idjen telah dilaporkan adanya tanda - tanda kegiatan dari G. Raung, yang terlihat mulai tanggal 31 Januari 1953.
Pada tanggal 18 Desember 1951 penulis berangkat ke Gunung Kelut untuk mempelajari keadaan G.Api tersebut. Sesudah letusan dan teristimewa mempelajari turunnya lahar dingin dan kemungkinan- kemungkinan yang dapat terjadi sebagai akibat dari aliran tersebut.
Laporan ini membahas Gunung - Gunung berapi yang berada di daerah Jawa Timur, yaitu: (1) Kawah Idjen; (2) Gunung Raung; (3) Gunung Semeru; dan (4) Gunung Bromo.
Among the number of active volcanes of Jawa this is the lowest and smallest in dimension. Seen from the western shore of the lake (ranu) Lamongan or Glagah, his right summit, which his a cone-shaped form is visible under a view angle of 9'54', and his sharp angular left summit under an angle of 7' 22' above the horizon.