Sejak pertengahan Desember 1978 terjadi gempa terasa di se- kitar G. Lawu. Pada mulanya hanya terasa di lereng barat dan barat daya saja. Kegiatan makin meningkat, dalam jumlah maupun Kehebatannya (Intensitas). Penyebarannya makin ke arah timur, bahkan diantaranya ada yang sampai terasa di kota Magetan.
Sesuai dengan Rencana Kerja Seksi Pemetaan Geologi en-dapan gunungapi, maka pada tanggal 16 Oktober 1980 te-lah berangkat tim pemetaan sebanyak 10 orang untuk me lakukan pemetaan daerah gunung Lawu/Kukusan dan seki tarnya.
Gempabumi di sekitar G. Lawu telahberlangsung sejak bertengahan bulan Desember 1978. Gempa dirasakan oleh penduduk di wilayah Kecamatan Plaosan dan Tawangmangu. Bahkan sampai di kota Magetan. Kegiatan sangat meningkat dalam bulan April 1979, yaitu diketahui dari makin banyaknya gempa yang terasa. Dalam bulan Mei mencapai puncaknya. Pada tgl. 14 dan 15 terjadi gempa terasa yang paling kuat. Teta…
Sejak akhir 1978 daerah sekitar G. Lawu digoncang gempabumi makin hari makin sering dan makin besar kehebatannya (intensity).
Gunung Lawu (+3265) termasuk salah satu dari gunung api aktif di Indonesia,, digolongkan sebagai gunungapi tipe-B, yaitu gunungapi yang pernah mengadakan letusan sebelum tahun 1600. Kegiatan G. Lawu setelah tahun 1600 ditandai dengan kegiatan solfatara (kegiatan gas) pada kawah Candradimuka.
Dalam tahun anggaran 1987/1988 ini, G. Lawu (Jawa Tengah-Timur) sebagai salah satu gunungapi yang termasuk dalam Rencana Kerja Seksi Penginderaan Jauh, Subdit Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi. Penafsirat potret udara daerah gunungapi ini dimaksudkan untuk menunjang penelitian kegunungapian misalnya: pemetaan endapan gunungapi, pemetaan daerah bahaya dan lain sebagainya yang akan dilak…
Van Jarongan uit loopt eer breed paardonepad war do Me. To marasowoe. Volgen wij dat pad en stokon wo hos ravijn (wontolij van Kp. Tjomarasowoe) over, dan komen wij direct na ravijn op een boschpad uit, dat ook djalan ka Kawah" genoond wordt. Large dit pad kunnon wij de Kawah bereiken.
Dalam pelita ke IV tahun ke-3 (1987/1988), bagian Proyek Pengamatan/Pengawasan Gunungapi dan Penyuluhan Vulkanologi, Sub. Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, telah melakukan pemetaan geologi G. Lawu. Proyek pemetaan ini dibiayaioleh ADB (Asian Development Bank - Bank Pembangunan Asia).
Pemetaan ini dilakukan untuk membuat peta kawasan rawan bencana G.Lawu, dimana didalam peta ini tergambarkan daerah - daerah yang kemungkinan terkena bencana letusan gunung api berikut potensi bahaya dari G. Lawu jika meletus.