Tenaga pelaksana terdiri atas Ir. M.Z. Sjarifudin sebagai Kepala tim penyelidikan petrokimia G. Papandayan dibantu oleh Sdr.U.Saelan (tenaga pelaksana), Sdr. Dedy Supriadi (pengemudi) dan beberapa tenaga harian setempat (3 s/d 6 orang). Waktu tugas penyelidikan di lapangan antara lain di daerah kawah Papandayan, lereng sebelah barat, selatan dan tenggara serta di daerah medan laharan (sebelah l…
Penyelidikan petrologi di lapangan dan pemeriksaan petrog rafi di laboratorium terhadap Gunungapi G.Papandayan dimak sudkan untuk mengetahui kasus apa dalam olahan petrografi dan parameter apa bila dikembangkan dalam olahan petrokimia
G.Papandayan terletak di sebelah tenggara Bandung berjarak sekitar 60 km dari kota Bandung. Gunungapi ini termasuk kedalam Kabupaten Garut, bila diambil jarak lurus sekitar 16 km disebelah barat daya kota Garut. Posisi geografi 7°19' Lintang Selatan dan 107°44' Bujur Timur (Atlas Trop. Nederl.1938, Lembar 20) Tinggi di atas muka laut 2665 m sedangkan diatas dataran Garut 1950 m
Gunung Papandayan terletak dalam deretan gunungapi Priangan Selatan, hampir tepat sebelah selatan G.Guntur dan dihubungkan dengan tetangganya sebelah timur G.Cikuray yang menjulang tinggi puncaknya berbentuk kerucut.
Pada Oktober 1984 penulis mendapat tugas melakukan pengukuran suhu di G.Papandayan dan G.Guntur, bersama Sdr. Asep Sugiri dan Unu Hidayat, dengan SPPD No.2117/P/84. Maksud pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui aktifitas solfatara ke dua gunungapi tersebut yang termasuk Daerah Tk II Kab. Garut.
The purpose of this field trip was to investigate the extent, thickness versus distance relationships, and source of a young scoriaceous air-fall deposit exposed in the vicinity of the Kamodjang geothermal field. This deposit was first noticed in October 1981, exposed along the highway through the Kamodjang area. The eruption of similar scoria in the future could endanger the village of Pangkal…
This report is a short summary of observations, tentative conclusions, and recommendations resulting from a 4-day reconnaissance field trip to the Kamodjang Guntur area in western Java. During this trip, one day was also spent visiting the crater of Papandayan and investigating deposits from the 1772 eruption.
Pemeriksaan dan pengukuran suhu kawah salah satu cara untuk mengetahui perubahan kegiatan-kegiatan gunung -api pada waktu itu. Karena secara visual maupun fisik (suhu) gunungapi tersebut dapat diketahui perkembangan kegiatannya de ngan cara membandingkan dengan cara pemeriksaan sebe-lumnya.
Sebagaimana telah direncanakan dalam tahun 1980 pada tanggal 26 sampai 31 Mei 1980 dilakukan pemeriksaan kawah G.Papandayan, G.Guntur dan G.Galunggung. Tujuan dari pemeriksaan tersebut adalah untuk mengetahui kegi-atan gunungapi tersebut dibandingkan dengan hasil pemeriksaan sebelumnya.
Pada tanggal 6 - 8 November 1979 dilakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu di G. Galunggung, G.Guntur, G.Papandayan, dan G.Gede. Pemeriksaan ini dilakukan sehubungan dengan terjadinya gempabumi tektonik pada tgl 2 November 1979 yang episentrumnya terletak pada 3,85' Lintang Selatan dan 108' Bujur Timur (Pusat Meteorologi dan Geofisika).