Pemeriksaan dilaksanakan pada tanggal 26 Desember 1984. Pemeriksaan kawah serta suhu dapat dikatakan kurang menguntungkan, karena faktor cuaca yang sulit diramal. Di samping itu juga karena adanya kepulan asap yang cukup tebal dari pusat kegiatan dan hampir merata memenuhi kawah sehingga menghalangi pengamatan.
Pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu di puncak G.Merapi dimakudkan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan tingkat kegiatan G.Merapi akhir akhir ini, yang tampak secara visual di puncak. Khususnya letusan 15 Juni 1984.
Pemeriksaan kawah serta pengukuran suhu kali ini dapat kami katakan sedikit kurang menguntungkan karena adanya beberapa faktor yang terjadi setelah letusan 15 Juni 1984. Diantaranya ialah tidak adanya peralatan yang memadai, misalnya alat/pelindung panas dan gas, disamping cuaca yang buruk serta kepulan asap yang tebal dari pusat kegiatan.
67. Dalam Vulk. Ber. n. XVIII diberitakan, bahwa G. Slamat dikunjungi akhir 1922, tetapi tidak diamati perubahan dalam kegiatannya. Kegiatan fumarolanya ternyata sama seperti digambarkan oleh Jung-huhn dalam pertengahan abad yl.