Gunung Lokon merupakan salah satu gunungapi aktif dianatra lima gunungapi aktif yang ada di Minahasa. Komplek Lokon terdiri dari dua puncak, yaitu Gunung Lokon dan Empung. Puncak Tertinggi Gunung Lokon yatu 1580 m dml, disini terdapat triangulasi P112, sedangkan puncak Gunung Empung berketinggian 1340 dml. Pada punggungan (sadel) antara Gunungapi Lokon dan Empung terdapat kawah Tompaluan (1210 …
Gunung Karangetang merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang berlokasi di Pulau Siau-Kepulauan Sangir Talaud-Sulawesi Utara. Puncak tertinggi adalah 1784 mter di atas muka laut, dengan bentuk tubuh seperti kerucut. Gunung Karangngetang terletak di daerah pertemuan beberapa lempeng kontinen, menyebabkan kompleknya struktur geologi daerah tersebut dan sumber-sumber gempa tektonik, ba…
G. Lokon merupakan salah satu gunungai aktif diantara lima gunungapi aktif yang ada di Minahasa. Dalam klasifikasi gunungapi katif di Indonesia umumnya disebut G. Lokon-Empung, hal ini disebabkan oleh adanya dua puncak gunung yang menonjol pada jarak 2,5 km yaitu anatra puncak G. Lokon dan G. Empung. Aktivitas vulkanik G. Lokon terjadi pada pelana yang menghubungkan antara puncak G. Lokon dan G…
Gunungapi Soputan terletak di Kabupaten Minahasa, Propinsi Sulawesi Utara. Dalam catatan sejarah kegiatan letusannya, gunungapi ini mulai meletus tahun 1785. Saat itu letusan berasal dari kawah utama, kemudian berturut-turut terjadi dari tempat yang sama pada tahun 1786, 1833, 1845, dan 1890. Selain kawah utama, pusat kegiatan lainnya adalah dari G. Aesoput ddan Aesoput Weru. Dari tahun 1785 sa…
G. Lokon yang terdiri dari Puncak Lokon dan G. Empung merupakan gunung api aktif yang letusannya telah dikenal sebagai eksplosif. Frekuensi letusannya menunjukan peningkatan terhadap selang waktu terjadinya letusan. Hal ini dapat dilihat dari sejarahnya dimana sebelum th.1800 mempunyai selang waktu letusan yang sangat lama (400th), meningkat 2 kali terjadi letusan dalam kurun watu 100 tahun kem…
Gunung Anak Ranakah merupakan salah satu gunungapi aktif muda di Indonesia, meletus pada tanggal 28 desember 1987, kelahirannya sangat mengagetkan para ahli kegunungapian pada saat itu, karena sebelumnya tidak ada catatan sejarah letusannya. Berdasarkan hasil analisa umur batuan berdasarkan charcoal radiocarbon dating dari endapan panas yang ada di komplek gunung Ranakah diperoleh umur 14.570 …
Gunungapi Ili Boleng adalah gunungapi bertipe strato dengan ketinggian 1659 m dpl. Secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kabpuaten Larantuka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Karakter letusan G. Ili Boleng, adalah berupa erupsi eksplosif preatomagatik . Secara berangsur, kekuatan erupsi G. Ili Boleng melemah dan cenderung menghasilkan erupsi efusif magmatik.
G. Inelika secara administratif terletak di Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. G. Inelika merupakan salah satu kerucut gunungapi tua berukuran besar, G. Wolo Ngada atau G. Bajawa. Letusan hebat dari G. Bajawa tersebut, menghasilkan kaldera dan block faulting didalam dasar kaldera tersebut, dengan arah relatif utara-selatan. Zona lemah yang terbentuk memudahkan magm…
Gunungapi Sangeangapi merupakan gunungapi aktif dengan karakter arupsinya bersifat eksplosif. Aktivitas vulkanik berupa solfatara/fumarol dan air panas dijumpai di puncak sekitar G. Sangeangpi. Kawah G. Sangeangapi terdiri dari empat kawah utama dan dua kawah tambahan di sekitar G. Sangeangpi. Struktur sesar turun, dengan jurus sesar hampir barat-timur dijumpai di sebealh utara dan selatan punc…
G. Egon merupakan salah satu gunungapi aktif bertipe strato di wilayah Bali dan Nusa Tengagra, terletak di Pulau Flores bagian timur. Sejarah vulkanik G. Egon menyebutkan bahwa Egon terbentuk pada bagian depresi dari sistem graben yang berarah relatif baratlaut-tenggara yang memperlihatkan adanya struktur sesar normal. Zona lemah yang timbul akibat adanya sesar normal mengakibatkan timbulnya ti…