Merupakan rangkaian penyelidikan petrokimia di G.Kelut yang pertama dimulai sejak 12-24 Juni 1986 dengan pelak- sana terdiri atas Ir.MZ.Sjarifudin (394/P/86), Rakimin II BSc.(393/P/86), Dedi Supriadi (392/P/86) dan yang kedua dimulai 16-30 Juli 1986 terdiri atas Ir.MZ. Sjarifudin (729/P/86) dan Achmad Sutisna (730/P/86).
Pemetaan itu meliputi pengumpulan data geologi, berupa stratigrafi, struktur geologi dan penyebaran hasil kegiatannya. Hasil dari penyelidikan ini diharapkan dapat menunjang penyelidikan lainnya.
Sejalan dengan rencana kerja Proy.P2V untuk Tahun 1/1966 1967, Pelita IV, telah direkomendasikan melakukan kegiatan penyuluhan lapangan di daerah-daerah sekitar dua gunungapi aktif di Jawa Timur, yaitu G.Kelut dan G.Semeru.
Penyelidikan geofisika G.Kelud pada tahun anggaran 1985/1986 difokuskan pada metoda Potensial Diri, setelah melihat Peta Anomali intensitas magnit total G.Kelud yang dibuat 1979. Dari data kemagnitan, di dapatkan adanya suatu zona anomali negatif yang diinterpretasikan sebagai suatu manifestasi panas bawah permukaan, pada daerah antara Bambungan - G.Lirang, Jalur Margomulyo-Kawah.
Pemetaan geologi gunungapi Kelut dimaksudkan untuk mengumpulkan segala data geologi berupa stratigrafi, struktur geologi dan penyebaran bahan hasil erupsi gunung tersebut, yang dapat diterbitkan pada suatu peta geologi gunungapi, dan diharapkan dapat digunakan dalam penyelidikan lain.
Laporan ini disusun untuk mengetahui sampat di mana hasil latihan yang diberikan. Karena dengan latihan ini diharapkan ke mampuan tenaga-tenaga di Pos Pengamatan Gunungapi dalam melaksanakan tugas, khususnya dalam perawatan seismograf makin baik. Seperti diketahui bersama bahwa pesawat tersebut merupa-kan salah satu alat yang terpenting yang dihadapi sehari-hari untuk memonitor kegiatan suatu g…
Untuk pengukuran deformasi ada beberapa macam metoda yang bisa digunakan yaitu diantaranya dengan cara EDM, dry tilt, level-ling dan watertube.
Dalam rangka pembikinan dan pengukuran kelandaian tugu tetap disekitar daerah G. Kelut dan G. Merapi, maka : Pada tanggal 10 Desember 1979, rombongan yang terdiri dari 4 orang tenaga akhli gunungapi Amerika dan 5 orang karyawan Direktorat Vulkanologi, yang terdiri dari Bapak Suratman. B. Sc., Olas. B. Sc., Komar. R., Rochanan dan penulis sendiri, berangkat menuju ke Yogyakarta. Rombongan yang t…
Gunung Kelut adalah salah satu dari beberapa gunungapi aktif yang di anggap berbahaya di Indonesia. Mencegah agar suatu gunungapi tidak meletus tidak mungkin, oleh kare- na itu salah satu usaha adalah meramalkan kapan kira-kira akan terjadi letusan. Dalam peramalan ini sangat diperlukan data semua gejala yang ada hu bungannya dengan kegiatan gunungapi tersebut, antara lain hasil kegiatan seismi…
Maksud kepergian adalah mengikuti rombongan rencana pencatatan suhu air kawah G. Kelut melalui pemancar