Gunungapi Ebulobo pada bulan Agustus 2013 mengalami peningkatan aktivitas berupa kenaikan gempa Vulkanik yang sangat tajam dan teramati juga adanya api diam di puncak G. ebulobo. Rentang waktu periode letusan terpanjang terjadi pada interval 58 tahun sedangkan periode letusan terpendeknya pada interval 3 tahun. Munculnya api diam di puncak ternyata merupakan tingginya suhu di solfatra yang terj…
Gunungapi Leowtolok atau Ile Api adalah gunungapi Tipe-A di Kabupaten Lembata, dengan ketinggian puncak 1.455 m dpl. Aktivitas letusan terakhir gunungapi ini tercatat pada tahun 1920 atau telah berisitirahat selama 92 tahun. Sejarah aktivitas letusan sebelumnya tercatat pada tahun 1660, 1819, 1852, 1864 dan 1889. Selain itu pada tahun 1939 dan 1951 tercatat adanya peningkatan kegiatan tanpa dia…
Gunungapi Leowtolok atau Ile Api adalah gunungapi Tipe-A di Kabupaten Lembata, dengan ketinggian puncak 1.455 m dpl. Aktivitas letusan terakhir gunungapi ini tercatat pada tahun 1920 atau telah berisitirahat selama 92 tahun. Sejarah aktivitas letusan sebelumnya tercatat pada tahun 1660, 1819, 1852, 1864 dan 1889. Selain itu pada tahun 1939 dan 1951 tercatat adanya peningkatan kegiatan tanpa dia…
Gunungapi Sangeangapi adalah salah satu gunungapi Tipe A yang ada di Nusa Tenggara Barat, gunungapi lainnya ialah G. Rinjani dan G. Tambora. Gunung Sangeangapi adalah gunungapi tipe strato yang terbentuk di dalam kaldera purba. Kaldera ini masih utuh di bagian Utara dan Timur dengan sisa di sebelah barat, barat daya (Doro Monggo) dan sedikit di sebelah selatan Menenggara (Doro Mantoi), secara k…
G. Lewotolo terletak di bagian utara dari Semenanjung Pulau Lembata. Dengan ketinggian mencapai 1423 meter di atas muka laut, merupakan gunung berbentuk simetrik baik dilihat dari utara maupun timur. Sebuah kerucut dengan kawah berdiameter 130 meter terbentuk di sisi tenggara kawah yang lebih besar, membentuk titik tertinggi G. Lewotolo. Dalam sejarah, letusan eksplosif tercatat sejak tahun 1660.
Gunungapi Galunggung yang merupakan salah satu gunungapi tipe A di Indonesia menempati daerah seluas kurang lebih 275 km² dengan diameter 27 km (baratlaut-tenggara) dan 13 km (timurlaut-baratdaya). G. Galunggung merupakan gunungapi bertipe strato dengan ketinggian puncak 2.168 m dpl atau 1.820 m di atas dataran Tasikmalaya (Kusumadinata, 1979). Letusan Galunggung yang pertama kali dicatat dal…
Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunung paling aktif di Indonesia dengan tinggi puncaknya (Mahameru) 3676 m dpl. G. Semeru terletak di antara dataran Malang-Bangil dan Lumajang-Probolinggo, dimana terdapat deretan gunungapi yang timbul di atas celah melintang dan memanjang dari utara ke selatan.
Gunung Papandayan merupakan gunungapi aktif tipe A strato dengan tinggi 2665 m dpl (di atas permukaan laut) memiliki beberapa kawah aktif diantaranya: kawah Emas, kawah Manuk, kawah Nangklak dan kawah Baru. Erupsi yang tercatat diantaranya pada tahun 1772, 1923-1925, 1942 dan 2002. Pada Erupi tahun 1772 longsor dan awanpanas terjadi yang menyebabkan 2951 orang menjadi korban.
G. Tangkuban parahu adalah gunungapi strato tipe A yang berada dekat dengan pusat ibukota provinsi Jawa Barat, yaitu Kota Bandung. Di bagian puncak G. Tangkuban parahu terdapat 9 buah Kawah yaitu: Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah BAru, Kawah Lanang, Kawah Ecoma, Kawah Jurif, Kawah Siluman, Kawah Domas, Kawah JArian, dan Kawah Panguyangan badak.
Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia dengan tinggi puncaknya (Mahameru) 3676 m dpl. G. Semeru terletak di antara dataran Malang-Bangil dan Lumajang-Probolinggo, dimana terdapat deretan gunungapi yang tmbul di atas celah melintang dan memanjang dari utara ke selatan.