Gunungapi Sangeangapi terletak di Pulau Sangeang di sebelah timur-timurlaut Pulau Sumbawa termasuk Kabupaten Bima dan Kecamatan Wera. Posisi geografi 8°11' Lintang Selatan dan 119°03,5' Bujur Timur dengan ketinggian 1949 meter dari permukaan laut (Atlas Trop Nederl 1938 lembar 27). Letusan terakhir tgl. 29 Januari 1964 yang diawali oleh getaran gempa tera-sa tgl. 28 Januari 1964 pkl. 14.00 da…
Jumlah gunungapi yang dipantau/diamati secara visual maupun kegempaan oleh Seksi Pengamatan Wilayah Bali dan Nusatenggara untuk saat ini sebanyak 21 gunungapi yang tersebar di beberapa pulau yaitu: 2 gunungapi di P. Bali, 1 gunungapi di P. Lombok, 2 gunungapi di P. Sumbawa, di P. Lomblen dan 1 gunungapi di P. Pantar. Ke 21 gunungapi tersebut diamati secara menerus baik secara visual (pemeriksaa…
Maksud kegiatan lapangan yang dilakukan di G. Sangeangpi dan G. Lewotobi pada Juni 2000 adalah melakukan pengamatan dengan cara visual dan kegempaan. Pada kesempatan tersebut dimanfaatkan pula memelihara dan memperbaiki seismograf. Seismograf di G. Sangeangapi berhasil diperbaiki dan telah beroperasi dengan baik, sedangkan di Lewotobi belum berhasil karena tidak ada cadangan seismometer.
Dalam rangka melaksanakan salah satu tolak ukur pekerjaan pada Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, kami telah ditugaskan untuk melaksanakan pekerjaan Pengamatan G. agung pada bulan Mei - Juni 2000. Pekerjaan yang dilakukan disamping pengamatan kegiatannya sekarang dan masa lampau juga dilakukan pemasangan jaringan seismometer di sekitar G. Agung dari satu stasiun menjadi empat stasiun.
Gunung Wai sano berada di wilayah kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu gunungapi aktif tipe C dimana aktivitas vulkaniknya tidak diketahui sejak 1600. Evolusi Gunung Wai Sano berhubungan dengan aktivitas tektonik berupa pensesaran berarah timurlaut-baratdaya dan baratlaut-tenggara, yang di ikuti oleh pengangkatan dan vulkanisma.
G. Lewotobi Laki-laki dan G. Lewotobi Perempuan adalah gunungapi aktif di P Flores. Secara administratif kedua gunung tersebut terletak di Keca,atan Wulanggitang. Kabupaten Flores Timur, Nusatenggara Timur. G. Lewotobi Laki-laki berbentuk kerucut runcing, tingginya 15854 m dpl. Kawahnya berdiameter 400 m berbentuk bulan sabut, terbuka ke arah utara. erupsi G. Lewotobi Laki-laki diketahui sejah …
Keberadaan gunungapi aktif di Indonesia kegiatannya selalu dipantau secara terus menerus, dengan menggunakan beberapa metoda. Selama ini pengamatan gunungapi menggunakan metoda visual serta kegempaan, juga ada beberapa gunungapi ditambah dengan menggunakan sistim ARGOD (satelit) dengan metoda kegempaan atau deformasi, diantaranya adalah G. Iya.
Gunungapi Batur adalah salah satu gunungapi aktif di Pulau Bali, dengan ketinggian puncaknya kurang lebih 1717 meter di atas permukaan laut. Gunungapi Batur merupakan suatu komplek gunungapi yang memiliki banyak titik erupsi, yang semuanya terdapat di dalam kaldera. Akibat aktifitasnya telah menghasilkan kaldera yang didalamnya terdapat sebuah danau dan kerucut yang di puncaknya terdapat bebera…
Pengamatan Seismik G. Agung dan G. Batur dipusatkan di pos pengamatan terpadu (regional center) di Rendang. Sinyal seismik dari masing-masing station dipancarkan ke Pos Pengamatan terpadu di Rendang dalam bentuk analog. Selanjutnya sinyak seismik tersebut diubah menjadi data digital. Gempabumi yang terekam oleh seismograf dalam periode Agusttus 2000 - Januari 2001 umumnya gempa tektonik.
Dalam Mei 2000 telah dibangun sebuah regional center di Rendang untuk memantau kegiatan gunungapi di P. Bali dan Lombok. Dalam tahap awal telah dapat dipantau dua gunung yaitu G. Agung dan Batur dengan metoda seismik. Dalam metoda seismik tersebut telah dioperasikan 8 station seismometer di G. Agung dan Batur. Signal gempa dari 8 station tersebut dipancarkan ke Rendang.