G. Tangkoko merupakan gunung api strato dan tergolong tipe A. Gunung api ini berada dalam wilayah Kota Administratif Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis ter- letak pada posisi 1°31' Lintang Utara dan 125°11,5" Bujur Timur. Gunung Batuangus merupakan parasitnya, terletak lk. 2 km sebelah Timur kawah pusat. Tahun 1801 adalah masa terakhir kegiatan G. Tangkoko yang tercatat dalam s…
G. Lokon terletak di Kecamatan Tomohon Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara merupakan salah satu dari 5 buah gunung api aktif yang ada di dataran Sulawesi. Data gunung ini menurut data dasar gunung api Indonesia hal- 661 adalah sebagai berikut : Nama Lain : Lokon Empung Nama Kawah : Tompaluan atau Wallenaure Empung atau Empong Neumann Van Padang, 1951. Kini lebih dikenal dengan kawah lokon…
Sudah 14 tahun G. Lokon pada tingkat kegiatan vulkanik normal, baik visual maupun kegempaannya. Pada Juli 1984 teramati perubahan kegiatan visual, yaitu membesarnya hembusan asap dari kawah dan layu/mati di sebelah timur tenggara nya tumbuhan di sekitar kawah seluas lk. 3 m kawah. Hal itu merupakan gejala awal yang seketika dapat dideteksi karena sebelumnya sama sekali tidak pernah terjadi. Fen…
G. Ruang adalah salah satu dari 5 buah dan terletak di ujung paling Selatan deretan gunungapi aktif (tipe A) di kepulauan Sangihe dan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. 2000 Sejarah menunjukkan bahwa gunung ini sering kali meletus, jangka waktu letusan ke letusan berikutnya ter panjang 30 tahun sedangkan letusan yang terakhir terjadi pada Januari 1949. Di antara letusan-letusannya sering kali men…
Sejak peningkatan kegiatan bulan Agustus 1984 yang mencapai puncaknya pada 5 September 1985 dengan terjadinya letusan besar di Kawah Utama yang disertai awan panas, keaktifan G. Karangetang dapat dikatakan berlanjut sampai saat ini. Ka Awan panas tersebut meluncur ke Kali Beha lk. 1000 m, li Keting lk. 2000 m dan ke arah Kali Batuawang lk.500 m. Di samping kegiatan yang berlangsung di Kawah Uta…
Berdasarkan SPPD No. 4283/P/85 penulis ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu gunungapi di Daerah Sulawesi Utara dan Maluku. Gunungapi tersebut ialah G. Banda Api, G. Gamalama dan G. Soputan, yang masing-masing ketiga gunungapi ini letaknya berjauhan. Maksud dari pemeriksaan ini selain untuk pengumpulan data juga sebagai bahan perbandingan dengan pemeriksaan pada waktu lampau.
Sesuai dengan laporan terdahulu bahwa G. Karangetang yang terletak di P. Siau Kabupaten Sangihe dan Talaud Provinsi Sulawesi Utara, adalah merupakan gunung api yang selamanya aktif. Kegiatan berupa pertumbuhan lava di kawah Utama yang pertama diketahui pada tahun 1970, hingga kini masih berlangsung terus. Pertumbuhan lava tersebut telah mengakibatkan tumpahan (leleran) yang terutama masuk ke le…
Akhir-akhir ini kegiata G. Lokon cukup ramai menjadi bahan pembicaraan, sehubungan dengan adanya kekeringan yang melanda areal sekitar kawah dan seringnya terjadi hembusan asap yang melampaui bibir kawah. Dalam keadaan normal hembusan asap terbatas di dalam kawah, tapi sejak Maret 1984 kepulan asap jauh melampaui bibir kawah. Kekeringan yang cukup parah terjadi menjelang akhir 1984 dengan areal…
Setelah terbentuknya sumbat lava selama tahun 1974-1977 dan letusan terakhir yang sekaligus membongkar sumbat lava pada September 1977, G. Lokon kembali pada kegiatan normal. Gejala awal peningkatan kegiatan kembali mulai tampak secara visual sejak akhir November 1982 berupa munculnya asap kawah di permukaan. Gejala ini berangsur naik baik ketebalan, ketinggian maupun tekanan asapnya. Gejala la…
Gunung Karangetang terletak di P. Siau, Kabupaten Sangihe Talaud Provinsi Sulawesi Utara. Tipe Gunung api strato, dengan ketinggian 1784 m, dari permukaan laut. Sejak beberapa tahun yang lalu telah tercatat kegiatannya baik berupa letusan, bahkan leleran lava. Kegiatan Gunung Karangetang terjadi setiap tahun secara berkesinambungan, hanya saja besar kecilnya kegiatan tidak tentu. Hingga bulan J…