Pemantauan kegiatan secara visual ke arah gunung berjarak lk. 6-7 km dari Pos Pengamatan. Selama bertugas di Pos, secara visual tidak tampak gejala peningkatan kegiatan. Selanjutnya, seperangkat seismograf jenis P-S 2 Portable terpasang sejak 20 September 1994, dan mulai beroperasi pada pkl. 15.40 WITA. Dimana kecepatan drum dipasang pada kecepatan 120 mm/menit, untuk pembesaran dipasang pada g…
Tujuan Penyelidikan Kimia gas dan air terhadap suatu gunungapi adalah mengumpulkan data kimia gas dan air yang diharapkan melalui pengumpulan data secara periodik dapat membantu data - data dari disiplin ilmu lain dalam membuat prakiraan tingkat kegiatan suatu gunungapi.
Penyuluhan vulkanologi G. Kie Besi di P. Makian, Kab. Maluku Utara dilaksanakan pada 12 Juli 1993. Sasaran utama penyuluhan di daerah tersebut sebagai upaya Direktorat Vulkanologi dalam menya-darkan penduduk yang akan bermukim kembali di P. Makian, letusannya pada tanggal 29 30 Juli 1988. Gunungapi tersebut merupakan gunungapi yang dianggap paling bahaya di antara gunun-gapi yang berada di Kabu…
Berdasarkan rencana Seksi Esplorasi Geofisika/Proyek P.P.M. di Daerah,Direktorat Geologi,telah dilakukan penyelidikan Geolistrik untuk air tanah di daerah Barabai dan Haruyan,Kabupaten Hulu Sungai Tengah,Kalimantan Selatan selama lebih Kurang 2 (dua) bulan, yaitu: bulan Agustus sampai dengan September 78.
Gunung Tambora merupakan gunungapi aktif tipe strato berbentuk kaldera, terletak di Jazirah Sanggar, Kab. Bima, P. Sumbawa, Propinsi Nusatenggara Barat. Posisi geografinya 8° 15' Lintang Selatan, 118° 00' Bujur Timur. Dan tinggi di atas muka laut 2851 m (Atlas Trop. Nederl. lembar 27). Untuk memantau kegiatan gunung tersebut, telah dibangun Pos Pengamatan di Dusun Doropeti, Desa Pekat, Kec. P…
Dalam bulan Mei 1992 penulis bertugas mengamati kegiatan G. Iliboleng di P. Adonara, Kabupaten Flores Timur NTT. Posisi geopgrafi G. Iliboleng terletak antara 8° 20,5' Lintang Selatan dan 1230 15,5' Bujur Timur ( Atlas Trop. Nederl.1938 lembar 27;dalam Kusumadinata, K. 1979), G. Iliboleng berbentuk kerucut yang teratur di bagian tenggara pulau, menutupi daerah sekitar 9 - 11 km ( Neumann van P…
G. Kelimutu bertipe strato, merupakan gununungapi majemuk yang terletak pada daerah administratif tingkat II, Kabupaten Ende, C Nusa Tenggara Timur (Gb. 1), pada posisi geografi 8 45' 30" dan 50' BT (Atlas Trop. Nederl., 1938, 121 Kusumadinata, K., 1979). LS Lembar 27; Sesuai rencana kerja dalam tahun 1991/1992, Subdit Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi-Bandung, telah menugaskan seora…
G. Iya bertipe strato, terletak pada daerah administratif tingkat II, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (Gb. 1), pada posisi 0 geografi 8 03,5' LS dan 121 38' BT (Atlas Trop. Nederl. 1938, Lembar 27; dalam Kusumadinata, K., 1979). Sesuai rencana kerja dalam tahun anggaran 1991/1992, Subdit Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi-Bandung, telah menugaskan seorang personil, yaitu Ir. Kasti…
Gunung Batur adalah gunungapi aktif yang titik letusannya berpindah pindah, tinggi diatas muka laut 1717 meter. Gunung ini berada di dalam Kaldera Batur yang berukuran panjang 13,8 km, lebar lk 10 km, serta pada dasar Kaldera sebelah timur dan tenggara terdapat sebuah danau yang panjangnya 7500 meter dan lebar 2500 meter. Di kaki gunung Batur ini banyak terdapat kawah kawah parasit, bekas kegia…
Penelitian ini dimaksudkan sebagai langkah preventif antisipasi dampak negatif yang timbul apabila terjadi letusan G.Semeru melalui pemantauan secara terus meneus dan temporer secara terpadu baik secara visual, seismik, deformasi (tilt, GPS) dan pemodelan mekanisme sumber.