Peta daerah bahaya ditentukan berdasarkan penelitian lapangan laporan- laporan sebelumnya. Naskah referat Gunung Sorik Marapi oleh Adnawidjaja yang telah selesai dibuat pada tanggal 14 September 1970 telah memperkirakan batas - batas daerah bahayanya, berdasarkan peta topografi dan tiga laporan sebelumnya.
Dalam pelaksanaan rencana pemataan daerah bahay gunungapi untuk sub team Sumatera dari triwulan ke III pelita tahun ke dua ini, penulis ditugaskan untuk membuat peta daerah bahaya gunungapi Kaba.
Pendakian Gunung Sibayak merupakan perjalanan sangat menarik. Dari Kota Medan melihat ke selatan, tampak suatu pegunungan, di belakangnya terlertak dataran tinggi Karo: puncak tertinggi dari pegunungan ini adalah Dg. Pinto, setinggi dari 2200 m membentuk satu komplek dengan gunung api sibayak.
Pada pertengahan bulan November 1981 yang lalu daerah Sumatera Barat telah terjadi gempa yang cukup kuat beberapa kali beruntung mengguncangkan Kota Padang, Padang Panjang sampai Bukittinggi dan sekitarnya.
Dalam pelita III tahun anggaran 1980/1981, setelah mengadakan penafsiran potret udara dan penelitian lapangan didaerah G. Marapi Jawa Tengah dan G. Batur, Bali. maka kegiatan seksi Pengideraan jauh, Sub Dit. Pemetaan Geologi Gunungapi, Dit. Vulkanologi untuk selanjutnya mengadakan penafsiran potret udara dan citra landsat, kemudian mengadakan penelitian di lapangan di daerah G. Marapi, Sumatra…
Maksud dan tujuan tulisan ini adalah merupakan laporan kegiatan gunung marapi selama satu bulan Mei 1980. Agam dan tanah datar. Sebagaimana tekah diketahui bhawa G. Marapi ini menunjukan peningkatan kegiatannya sejak tahun 1970 sampai kini.
Berdasarkan SPPD. No. 582/P?79, tertanggal 24 September 1979 dan SPPD. No. 583/P/79 untuk Sdr. Bustamam yang berkedudukan di Bukittinggi Sumatra Barat bersama - bersama ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan G. Marapi yang baru - baru ini mengadakan letuasan abu, yaiut pada tanggal 11 dan 24 Seotember 1979.
Pada umumnya letusan bersiaft esploisf, berupa letusan gas atau asap, yang menyemburkan abu, pasir, lapilli kadang - kadang dengan pelontaran bongkah batuan (bom vulkanik). Letusan membawa lelehan lava terjadi antara th 1888 hingga 1919.
Bersamaan ini kami beritahukan, sesuai dengan laporan lisan yang disampaikan kepad kami oleh petugas Pos Pengawasan Gunungapi G. Marapi di Kota Baru (sdr. Amrizal) tanggal 1 - 18 Agustus 1978.
Gejala - gejala meningkatnya kegiatan G.Marapi mulai tampak pada bulan Juli 1978 terutama bersumber pada Kepundan B-C dan Verbeek, pada awal Agustus 1978 seolah - olah kegiatan G.Marapi terhenti ditandai dengan menipisnya asap dari kepundan - kepundan tersebut diatas.