Penelitian tentang karakteristik peningkatan gempa vulkanik G. Tangkubanparahu dilakukan dengan memanfaatkan data seismogram dari tahun 1999-2002. Untuk sebuah gempa yang terekam oleh seismometer, terdapat beberapa variabel yang berperan dalam menentukan karakteristik gempa, variabel-variabel terebut antara lain adalah jenis gempa, waktu tiba gelombang P dan S, amplituda maksimum, dn lama gempa.
Gunung Lokon merupakan gunungapi tipe A yang memiliki dua puncak yaitu Gunung Lokon dan puncak Gunung Empung. Sesungguhnya Gunung Lokon dan Gunung Empung adalah gunungapi yang berdampingan dan berbagi waktu erupsi.
Pada umumnya, solusi dua frekuensi digunakan dalam pengolahan data GPS untuk pemantauan deformasi gunungapi. Namun secara teoritis karena kondisi ionosfir antar titik pengamatan yang tidak jauh berbeda, solusi satu frekuensi seharusnya tidak akan terlalu jauh berbeda dengan solusi dua frekuensi.
The Batur Caldera, in the northeastern part of Bali island, is an elliptical collapse structure 13.8 by 10 km in diameter with another circular composite collapse structure with a diameter of 7.5 km in its centre.
Dalam penelitian ini tomografi seismik gunungapi ini data waktu tiba gelombang P dan waktu tiba gelombang S digunakan untuk mencitrakan struktur bawah permukaan Gunung Guntur.
Saat ini terdapat beberapa metode pemantauan aktivitas gunungapi, yaitu: seismik, deformasi, kimia gas, termal, dan inderaja. Gunung Agung yang terdapat di sisi utara Pulau Bali tercatat sudah mengalami erupsi sejak tahun 1808.
Gunungapi Tangkuban Parahu merupakan salah satu gunungapi aktif yang terletak di Jawa Barat. Sampai pada saat ini, masih terekam aktivitas kegempaan di bawah gunungapi tersebut. Kegempaan tersebut tentunya harus diantisipasi dengan baik, meningat gunungapi ini berada di 2 kabupaten yaitu Kabupaten Bandung dan Kabupaten Subang.
Dalam upaya untuk mengetahu karakteristik deformasi Gunungapi Batur, dilakukan penelitian menggunakan metode-metode geodetik seperti Sipat Datar, EDM, GPS dan InSAR, dengan maksud untuk memperoleh informasi pada tubuh Gunungapi Batur, baik dalam arah horisotal maupun vertikal yang kemudian dapat dipergunakan untuk mengetahui karakteristik deformasinya.
Maksud dari penyusunan tesis ini adalah mendudukan batuan Komplek Gunungapi Ciremai dan sekitarnya, dalam ruang dan waktu yang sebenarnya, guna membuat hipotesa daerah yang berpotensi terkena bahaya akibat letusan Gunungapi Ciremai, berdaarkan urutan batuannya.
Le massif de Bromo Tengger, situe dans l'est de l'ile de Java est un volcan composite qui s;est edifie pendant une tres longue periode, d'au mons 1,4 MA.