Gunungapi Hobal ini letaknya/terdapat dalam laut dan jarak dari pantai 1.k. 200 meter. (Nama Gunung Hobal) karena letaknya di pantai Hobal atau letaknya disebelah timur gunungapi Ile Gripe dan Gunungapi Ile Werung jadi masih berada dalam lingkaran daerah bahaya dan daerah waspada dari kedua gunungapi tersebut. Kedua gunungapi ini atau lerengnya adalah sampai di pantai hingga kedalam laut, maka …
During the months of June until August 1974 three volcanic peaks emerged above sea level, after the occurrence of submarine activities which started since the first week of December 1973. These small volcanic islets, located about 700 meters southeast off the coast of Lomblen island, was given the name of "Hobal volcano" by local inhabitants. Investigations carried out on May 9, 1976, discovere…
Gunung Batur telah meletus pada tanggal 12 Maret 1974. Aliran lava terjadi pada tanggal 17-3-1974. Menurut laporan yang didapat dari Kleang (Kepala Kampung) Yehmampah, bahwa berakhirnya pengeluaran lava dari titik kegiatan pada awal bulan Juni 1974. Pusat/titik kegiatan terjadi dikomplek gunung Batur III, titik kegiatan tersebut terjadi pada lereng sebelah barat Gunung Purakawanan. Nama Gumung …
G. Batur meletus pada tgl. 12 Maret 1974, dan lava meleler. Penyebaran leleran lava jauhnya mencapai 2.000 m dan lebar maksimum 900 m (lebar rata rata 500 m). Tebalnya setelah diadakan pengukuran lanjutan sebagai berikut: tebal bagian ujung timur rata rata 4 m, bagian tengah lk. 10 m dan pada tepi ujung sebelah barat rata rata 7 m, tebal rata rata seluruhnya 7 m. Penyebaran leleran lava 1974 in…
Dalam pelaksanaan rencana kerja Seksi Penelitian dan Pemetaan Gunungapi triwulan I tahun 1975/1976 Sdr. Tumpal Situmorang dan Sdr. Sajiman bersama penulis ditugaskan ke G. Hobal dan G. Ili Werung di P. Lomblem, untuk mengadakan penelitian gunung - gunung tersebut. Pekerjaan ini dilakukan sehubungan dengan pemunculan gunungapi baru di dekat G.Ili Werung sejak bulan Desember 1973 dan kegiatannya …
Pemeriksaan terhadap G. Ili Boleng dilaksanakan sehubungan dengan laporan Sdr. M. A. Da Silva, seorang petugas dari Seksi Pengawasan Gunungapi di Ende (Flores). Laporan itu ditujukan kepada Pemerintah Daerah Setempat, mengenai letusan G. Ili Boleng pada tanggal 13 Juni 1975 yang lebih dahsyat jika dibandingkan dengan letusan yang pernah terjadi pada tanggal 21 dan 31 maret 1975.