G. Slamet terletak pada suatu wilayah berpenduduk padat, bahkan merupakan gunungapi yang cakupan wilayahnya cukup luas yaitu meliputi 5 Kabupaten. Sejak letusan terakhir 1992 hingga saat ini (2006), lebih kurang 14 tahun, G. Slamet belum pernah meletus. Berdasarkan catatan sejarah kegiatannya, masa istirahat terpendek adalah 1 tahun dan terpanjang adalah 53 tahun.
Gunungapi Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang pernah mengeluarkan aliran awan panas, aliran lava dan jatuhan piroklastik. Produk yang dikeluarkan gunungapi tersebut dapat membahayakan serta memusnahkan semua yang dilaluinya. Untuk mengantisipasi serta mengurangi korban yang mungkin terjadi, maka perlu dilakukan evaluasi Kawasan Rawan Bencana Gunungapi.
G. Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif dan tertinggi di Jawa Barat dengan elevasi 3078 meter di atas muka laut. Bila dilihat dari rangkaian penyebaran gunungapi di Jawa BArat dari barat ke timur, G. Ciremai merupakan gunungapi soliter yang terpisah daru rangkaian gunungapi lainnya. Fenomena gunungapi soliter ini pada umumnya sering terakait dengan tatanan tektonik yang rumit.
Evaluasi Prakiraan Bahaya Gunung Raung adalah merupakan salahsatu upaya untuk menilai dan memperikirakan potensi bahaya gunung Raung apabila terjadi letusan di masa yang akan datang dengan cara melakukan pengumpulan data dan informasi di daerah sekitara gunung Raung, terutama mengenai data geologi, topografi/geomorfologi, jenis bahaya, besaran atau tingkat bahaya, arah dan pola sebaran daerah y…
Gunungapi Kelud adalah gunungapi aktif tipe A yang sering meletus. Letusan terakhir terjadi pada tahun 1990 yang menumpahkan seluruh air danau kawah yang kemudian diikuti oleh letusan eksplosif. Gunungapi tipe A lainnya yang terdapat di sekitar wilayah ini adalah G. Arjuno - Welirang yang dalam catatan sejarah tidak pernah meletus eksplosif secara hebat.
Peranan Komplek G. Bromo dalam kehidupan manusia sangat besar manfaatnya yang disebabkan karena selain oleh kesuburan tanahnya untuk pertanian juga sangat potensial dan ramai dikunjungi wisatawan. Gunungapi ini muncul dalam Kaldera Tengger yang sangat luas, dengan tinggi puncaknya mencapai 2329 meter di atas permukaan laut.
Gunung Raung muncul di lereng sebelah barat kompleks Kawah Ijen, dengan tinggi puncaknya 3332 m di atas permukaan laut. Kawah G. Raung terletak di bagian dasar kalderanya dan sampai sekarang masih memperlihatkan aktifitas, yaitu ditandai dengan adanya hembusan solfatara/fumarola. Gunungapi ini masih aktif dan bertipe strato, dimana kalau terjadi letusan akan mengeluarkan aliran piroklastik.
G. Kelud merupakan gunungapi berbentu strato yang masih aktif dengan mempunyai danau kawah di puncaknya. Gunungapi Kelut terletak di Propinsi Jawa Timur yang mencakup tiga wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang. Dalam catatan sejarah kegiatan letusan, gunungapi ini pernah beberapa kali memporak-porandakan ratusan desa/kampung berikut lahan pertanan dan m…
G. Galunggung menempati daerah seluas kurang lebih 275 km2 dengan diameter 27 km (baratlaut-tenggara) dan 13 km (timurlaut-baratdaya). G. Galunggung merupakan gunungapi aktif tipe strato dengan ketinggian 2168 m dpl atau 1820 di atas daratan Tasikmalaya. Sejarah letusan G. Galunggung secara umum bersifat relativ aktif.
G. Galunggung merupakan salah satu gunungapi aktiv tipe A yang ada di Indonesia. Kegiatan vulkaniknya selalu dipantau dari Pos Pengamatan Gunungapi Galunggung di Kampung Sayuran, Desa Padakembang, termasuk kedalam wilayah Kabupaten Singaparna, sekitar 17 km dari Kota Tasikmalaya. G. Galunggung dengan tinggi puncaknya 1.168 m di atas permukaan laut.