Berisikan gambar - gambar mengenai aktivitas krakatau
Mengingat berita gawat dari Gubernur Sumbar di Padang dan Gubernur Jambi yang menerangkan bahwa Gunung Kerinci sejak akhir juni / awal juli 1964 berkerja giat, megeluarkan asap hitam dan hujan abu dan diulangi pada tgl. 8 Juli 1964 terjadi letusan lagi dan hujan abu di sebelah Utara mencapai 30 km. Dibutuhkan bantuan team Volkanologi.
Maksud dari pekerjaan ini ialah untuk mengadakan pemeriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya G. Tandikat, sesuai dengan puncak dan pemetaan daerah bahay G. Tandikat, sesuai dengan Repelita tahun II.
Di dalam bukunya, kemerling mengatakan, bahwa jalan jung menuju kepuncak ada dua, pertama yang terdekat dan termudah lewat batu - sababaru. Sesampai disitu terus mengikuti jalan raja ke Natal. Tempat tertinggi di jalan disebut Pintu Angin, ketinggian 1280m. Pinggir kawah yang akan dituju 2145m. Jadi perlu mendaki lagi 865 m.
''''kutaradja 48 71/69 16 15.20''" kep jaw geologi bag dinas g berapi dj diponegoro 57 bandung nr 448/2 dikabarkan 10 sd 12 di jam 10.45 gempa bumi di sabang dengan getaran 44 kali km keras sekali kma sedang dan perlahan-lahan ttk datangnya mendatar dari barat ke timur dan diduga berasal dari gunung sirui sebagai ttk beberapa rumah rusak dan tanah tebing runtuh ttk minta segera peninjauan da…
On August 27 th seventy years ago, Krakatau acquired a world wide notoriety because of its most catastrophic eruption in 1883. w
Berhubung dengan berita - berita kawat dari Pos Penjagaan Dinas Gunung Berapi di Pasauran/Banten . yang menyatakan bahwa Anak Krakatau telah berulang - ulang meletus kembali maka Tuan Kepla Jawatan Geologi di Bandung telah memberi intruksi kepada saja dan bersama sdr.
Tiap - tiap pengunjung mnyusun laporan sendiri masing - masing. Ada seutus pepatah: lain kaki lain pasakan. Demikian pula dari hal susunan laporan, misalnya cara - cara W. Van Bemmelen (lampiran 1) dan Sudarmo - Merto (lampiran II), berlainan dan berjauhan.
G. Peuet Sague di Aceh Sumatera Utara, termasuk salah satu gunungapi tipe A yang belum memiliki peta daerah bahaya sekitaranya. Karenanya, penulis cantumkan penelitian lapangannya selama musim kemarau tahun 1969 dalam rangka projek pelaksanaan Rencana Pembangunan lima tahun.
Sebagai lanjutan perintah DInas Geologi ttg. 25-9-52 no. 543, dengan penumpang Kapala K.P.M dari Bengkuen kami: Sudarmo dan Merto menuju ke Padang dengan membawa surat perintah dari re. sum. Barat ttg. 13-11-1952 kepada bupati dan kepala polisi di Sungaipenuh.