Tingkat kegiatan G. Tangkubanparahu pada saat ini adalah "Aktif Normal". Pada tahun 2004 mengalami peningkatan kegempaan yang menyolok, sehingga pada tahun itu gunungapi dinaikkan statusnya menjadi "Siaga" atau level-3, tetapi aktivitasnya tidak sampai terjadi letusan. Letusan yang terjadi paling akhir pada tahun 1994 berupa letusan freatik.
Gunungapi Wilis adalah salah satu gunungapi yang berada di Jawa Timur yang sampai saat ini informasi mengenai kegiatan vulkanik maupun data-data penelitian lain nya masih sangat minim. Informasi yang tersedia saat ini berasal dari penelitian yang telah dilakukan pada sekitar tahun 1926 sampai 1951. Minimnya data-data penelitian yang ada bisa saja disebabkan oleh karena tidak adanya manifestasi …
Gunung Salak merupakan gunungapi tipe A dan secara administratif masuk dalam wilayah tingkat II Sukabumi dan Bogor. Gunung ini termasuk dalam tipe Strato dimana tubuh gunung dibangun oleh perlapisan antara aliran lava dan endapat piroklastik. Gunung Salak mempunyai dua buah dinding kawah berbentu tapal kuda yang mengarah ke barat daya dan utara-timur laut.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi salah satu tugas dan fungsinya adalah melakukan pengamatan dan penyelidikan gunung-gunungapi aktif di seluruh Indonesia, baik yang sering meletus maupun yang sudah lama tidak meletus tapi masih berpotensi meletus. Khususnya gunung-gunungapi yang pada catatan sejarahnya sering meletus dan pada daerah sekitarnya telah dipadati penduduk yang bermukin …
G. Semeru merupakan gunungapi tipe A yang paling aktif kegiatannya. Puncak tertinggi dinamai Mahameru (+3676 m dpl) yang merupakan tempat tertinggi di Pulau Jawa, merupakan dinding kawah tua G. Semeru. Kawah muda yang aktif sampai sekarang terdapat di sebelah tenggara dari Mahameru yang dikenal dengan nama Jonggring Seloko.
Gunungapi Semeru, Bromo dan Lamongan merupakan tiga gunungapi aktif di Indonesia, secara Geografis posisinya saling berdekatan dan memungkinkan untuk dipantau daru satu tempat, yaitu dari Pos PGA G. Semeru di Gunung Sawur. Aktivitas dari ketiga gunungapi ini cukup tinggi. Aktivitas G. Semeru sehari-harinya ditandai dengan terjadinya letusan asap, kadang-kadang disertai dengan guguran.
G. Slamet merupakan suatu "Land Mark" di Propinsi Jawa Tengah, karena merupakan gunungapi dan sekaligus merupakan gunung yang tertinggi di propinsi tersebut. Kerucutnya tampak simetris apabila dilihat dari sebelah timur, namun terlihat memanjang dari bagian utara dan selatan. G. Slamet secara administratif terletak di perbatasan Kabupaten Tk.
Gunungapi Guntur termasuk kategori gunungapi kelas A karena gunungapi tersebut aktif sejak tahun 1690 sampai dengan tahun 1847. Selama perioda itu sudah tercatat 22 kali letusan (terdapat banyak korban jiwa namun tidak ditemukan informasi lebih detil). Aktivitas terkini dicirikan oleh kenaikan aktivitas kegempaan dan deformasi beberapa bulan yang lalu (2006) selaam kurun waktu kurang dari satu …
G. Sundoro dengan tinggi puncaknya 3150 m dari muka laut termasuk gunungapi tipe A. Letusan G. Sundoro tercatat dalam sejarah sejak tahun 1808. Letusan atau lebih tepat peningkatan kegiatan terakhir berlangsung Tahun 1970. Pada tanggal 21 Oktober 1970, gempa terasa menggetarkan Desa Sigedang yang terletak 4,5 km di Barat Laut Kawah.
Gunung Dieng merupakan gunungapi Tipe A yang terletak di Propinsi Jawa Tengah. Letusan Gunung Dieng sering dicirikan dengan erupsi freatik yang terjadi di Dataran Tinggi Dieng. Di Gunung Dieng terdapat lebih kurang 70 kawah di bagian timur dan tengah komplek, dan lebih kurang 30 kawah di bagian barat Sektor Batur