Gejala aktivitas vulkanik dan tektonik pada beberapa masa krisis di G. Kelut selama selang waktu antara letusan 1966 sampai 1990 dianalisis untuk mendapatkan pola kegiatan magmatik G. Kelut. Gejala tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan megmatik berhubungan dengan kalainan sebaran gempa tektonik mulai kedalaman 100km dan ativitas vulkanik merupakan lanjutan ativitas tektonik tersebut.
Gempa bumi vulkanik yang terjadi di suatu gunung api dapat terjadi karena berbagai faktor dan tiap event dapat mempunyai mekanisme sumber yang berbeda-beda, dengan melakukan klasifikasi sinyal dari berbagai jenis event volkano seismik yang terekam yaitu dengan melihat pola dari masing-masing sinyal dapat membantu proses indentifikasi mekanisme sumber yang terjadi di dalam tubuh gunung api.