Penelitian karakteristik batuan Gunungapi Kie Besi dimaksudkan untuk lebih mengenali dan memperdalam pengetahuan tentang gunungapi ini khususnya mengenai bantuannya. Adapun tujuannya adalah untuk lebih mengenai sifat dan criri magmatisma dan vulkanisma G. Kie Besi, sehingga akan lebih mempermudah upaaya-upaya mitigasinya.
Gunungapi Kie Besi (Makian) atau nama lainnya adalah Wakiong termasuk gunung aktif bertipe A berbentuk strato dan merupakan sebuah pulau gunungapi yang berada di maluku Utara. Berdasarkan acuan dari literatur dan aktifitasnya, tercatat sejak tahun 1550 sampai dengan tahun 2014, terjadi kegiatan erupsi sebanyak sebelas kall. Erupsi bertikala besar terjadi tahun 1646, 1760, 1890 dan 1988, yang me…
Pemanfaatan lahan dalam penyusunan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) di kawasan gunungapi harus mempertimbangkan tingkat kerawanan bencana yang disebabkan oleh letusan gunungapi. Pada dasarnya, tingkat kerawanan bencana gunungapi tergantung pada kepadatan penduduk, tipe letusan, jenis bahaya letusan, dan tatagunalahan lahan yang berada di kawasan gunungapi. Salah satu upaya yang harus dilak…
Gunungapi Kie Besi (Makian) atau dengan nama lain Wakiong termasuk gunungapi aktif bertipe A, yang berbentuk strato dan merupakan sebuah pulau gunungapi Bentuk strato ini adalah karakteristik dari bentuk-bentuk gunungapi yang ditemukan pada zona "subducting plate margin Berdasarkan acuan dari teratur dan aktifitasnya, tercatat sejak tahun 1550 sampai dengan tahun 1988, terjadi kegiatan erupsi s…
Pemetaan ini dimaksudkan untuk mengumpulkan data geologi gunung api tersebut berdasarkan hasil penafsiran foto udara yang didukung dengan penelitian langsung di lapangan. Penelitian yang dilakukan meliputi aktivitas gunungapi tersebut, sebaran, posisi dan jenis batuan yang dihasilkan, morfologi dan struktur geologi yang berkembang serta hubungannya dengan formasi batuan yang lebih tua. Tujuan p…
Hasil pemeriksaan kawah dan pengamatan seismik menunjukkan bahwa gunungapi Kie Besi saat ini masih menjalani masa istirahatnya. Pesawat seismograf PS-2 (RTS) yang memantau aktifitas seismik G.Kie Besi sudah dapat beroperasi dengan baik, sehingga pengamatan seismik dapat dilakukan secara kontinyu.
Daerah gunungapi selain dapat menimbulkan bencana juga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Di dalam masa pembangunan berkelanjutan ini perlu kiranya dilakukan usaha pengantar Tata Ruang dan Tata Guna Lahan di daerah gunungapi sedemikian rupa sehingga manfaatnya bagi kesejahteraan hidup dapat dipergunakan seoptimal mungkin namun risiko bahaya gunungapinya dapat di tekan seminimal mungkin.…
Dalam rangka melaksanakan kegiatan proyek penyelidikan dan pengamatan Gunungapitahun anggaran 1997//1998 maka telah dilakukan pemetaan kawasan rawan bencana G. Kie Besi di P. Makian, Kabupaten Maluku Utara. Pemetaan kawasan bencana ini dimaksudkan untuk merevisi peta daerah bahaya G. Kie besi menjaid peta kawasan rawan bencana G.Kie Besi sebagai tindak lanjur daripada Kepres. RI.No. 32 tahun 1…
G. Kie Besi merupakan sebuah pulau gunungapi, terletak di sebelah baratdaya P Halmahera, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku, pada posisi geografi 0° 19° Lintang Utara dan 127° 24' Bujur Timur. Diantara penduduk ada yang menyebutnya G. Kie Besi. namun pada umumnya lebih dikenal dengan G. Makian.
Pada tanggal 25 November 1967 serombongan pemeriksa G.Kie Besi setempat jang dipimpin oleh seorang pembimbing Tata Pradjanja telah melakukan penindjauan kepuntjak gunung tersebut. Pekerdjaan ini dilaksanakan sesuai dengan salah satu saran sdr. J.Matahelmual , jang telah memeriksanja dalam tahun 1963. Sebagai kesimpulan dari kundjungan ini, mereka merasa ragu-ragu setelah melihat perubahan-perub…