Penugasan ke Gunung Semeru untuk mengadakan pemeriksaan laharan dan penyebarannya di sebelah Selatan dan tenggara selama 30 hari
Laporan ini berisi hasil pemeriksaan daerah laharan yang meliputi Daerah Desa Sumberhurip, Besuk Kembar, K. Lengkong, Kali Gidik, Besuk Kobokan, K. Liprak, K. Regoyo, dan penyelewengan/penyebaran lahar
Pada tanggal 23 Agustus 1974, kami ditugaskan oleh Kepala Seksi Penelitian dan Pemetaan Gunungapi, kedaerah G.Semeru bagian tenggara dan selatan selama 20 hari. Penugasan ke daerah tersebut disertai oleh saudara - saudara Sobana dan saudara Asep Djaja, dengan surat perintah No. 1251/S/1974; 1252/S/1974; dan 1253/S/1974, tertanggal Bandung 22 Agustus 1974.
Yang dinamakan Besuk Baru oleh penduduk Oro-oro Ombo ialah : saluran baru yang terletak diantara bukit yang sudah diisi bahan-bahan lepas gunung api
Pada tanggal 30 Maret 1971 penulis telah ditugaskan kedaerah Gn Semeru bagian barat oleh Kepala Dinas Vulkanologi , atas perminataan Ass. I projek Gn Semeru (Bapak I. Surjo). Tujuan utama tugas tersebut untuk mengadakan penelitian endapan pada sungai-sungai yang hulunya dari Gn. Semeru bagian barat.
Sebenarnja Peta Daerah Bahaja G. Sameru ini pa-da th. 1968 telah dibuat oleh Sår. Suparto S. B.Sc. bersama penulis sendiri. Tetapi mengingat waktu dan biaja terbatas, sehingga laporan pendahuluan terse-but, terutama hanja mementingkan daerah bahaja un tuk penjebaran lahar, sedang untuk bahaja letusan bersifat sementara.
Pendakian puncak G. Semeru yang dilakukan mulai tanggal 20-8-1969, telah kembali dengan selamat pada tgl. 22/8-1969 djam 11.00, ketempat pemberangkatann yaitu pos Tawongsongo, djadi memakan waktu 2,5 hari.
Kegiatan bekerja dari G. Semeru mulai dari tanggal 4/5-59 sedangkan kegiatan terdapat disekitar sumbat lava di Djonggring Seloko. Letusan - letusan yang dapat disimpulkan dari laporan harian pos Gunung Sawur, adalah letusan dari type stromboli.
Atas perintah Sdr. Kepala Urusan Gunung Berapi disetujui oleh Kepala Djawatan Geologi, maka kami dengan Sdr. Rd. Suwignjo, berangkat pada tanggal 4/9-53 dari Bandung -Yogyakarta. Di Yogyakarta mengambil tempo satu hari, guna membereskan tugas - tugas dengan Sdr. Surjo, dikantor Cabang Pertambangan Bintaran Lor 22 Yogyakarta.
Pembuatan dokumentasi di G. Semeru mempunyai beberapa saran dan makna, di antaranya : (1) Mengumpulkan sejarah kegiatan dam bencana yang ditimbulkannya; (2) Menginventarisasikan keadaan di kawasan yang dianggap sangat berbahaya; (3) Rekaman gambar berupa foto dan video.