Pada tanggal 18 Desember 1951 penulis berangkat ke Gunung Kelut untuk mempelajari keadaan G.Api tersebut. Sesudah letusan dan teristimewa mempelajari turunnya lahar dingin dan kemungkinan- kemungkinan yang dapat terjadi sebagai akibat dari aliran tersebut.
Laporan ini membahas Gunung - Gunung berapi yang berada di daerah Jawa Timur, yaitu: (1) Kawah Idjen; (2) Gunung Raung; (3) Gunung Semeru; dan (4) Gunung Bromo.
Among the number of active volcanes of Jawa this is the lowest and smallest in dimension. Seen from the western shore of the lake (ranu) Lamongan or Glagah, his right summit, which his a cone-shaped form is visible under a view angle of 9'54', and his sharp angular left summit under an angle of 7' 22' above the horizon.
In the night of May 19th to the 20th, 1919 the nature powers again have shown their everything destructing violence. The contents of the craterlake of the G.Kelut was suddenly ejected over the craterwalls.
Pemetaan ini dilakukan untuk membuat peta kawasan rawan bencana G.Lawu, dimana didalam peta ini tergambarkan daerah - daerah yang kemungkinan terkena bencana letusan gunung api berikut potensi bahaya dari G. Lawu jika meletus.
Endapan belerang di Kawah Plupuh - G. Welirang mempunyai kualitas yang baik dengan kadar belerang 27, 26% sehingga potensi endapan belerang di Kawah Plupuh - G. Welirang cukup ekonomis untuk ditambang.
Dari hasil pemeriksaan terhadap kelancaran pesawat seismograf, seismograf setiap tahunnya selalu mengalami kerusakan, yang umumnya terjadi pada Sub sistem pancar, terutama mengingat lokasi sub sistem pancar terdapat jauh dari Pos Pengamatan atau lokasi yang sinar mataharinya menyinari solar panel waktunya sebentar, sehingga battery yang digunakan tegangannya turun, hal ini mempercepat sel - sel…
Evaluasi kegiatan G. Ijen menggunakan parameter kimia dilakukan untuk mengumpulkan conto dan data kimia-fisika air dan gas selama bulan Mei/Juni 1999 dari Kawah Ijen dan sepanjang Sungai Banyupahit. Hasil analisis kimia contoh air dan gas akan dibandingkan dengan data - data sebelumnya.
Evaluasi kegiatan G. Kelut dimaksudkan untuk mengetahui hasil dari pemantauan kegiatan seismik dan visual berupa pengukuran suhu air danau kawah, pemeriksaan sekitar kawah, dan pengambilan contoh gas.
Komposisi kimia gas G. Kelut pada bulan April tidak memberikan tanda - tanda peningkatan kegiatan. Diperlukan adanya penelitian yang berkesinambungan mengenai kimia gas vulkanik dan kimia air danau kawah, yang terutama dalam rangka menunjang pemantauan aktifitas vulkanik.