Terdapat lebih dari 100 danau kawah aktif yang ada di dunia saat ini. Di Indonesia, dari 127 gunungapi (tipe A, B, dan C) setidaknya terdapat 20 gunungapi yang memiliki danau kawah. Salah satunya adalah G. Ijen yang terdapat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Gunungapi Ijen ini merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang dipantau aktivitas vulkaniknya secara kontinyu.
Gunung Kelud merupakan gunung api strato yang letusannya bersifat freato magmatik sampai magmatik dan selalu eksplosif. Pada saat sekarang berbentu danau kawah (kurang lebih 1200 m dpl) yang terbuka ke arah barat. Fumarola/solfatara melepaskan berbagai jenis gas seperti H20, CO2, CO, HCI, S02 ,H2S, HF, H2, HBr, NH3, CH4, H3BO3, N2.
Papandayan (2665 m dpl) adalah sebuah gunungapi aktif strato tipe A. Gunungapi ini terletak kurang lebih 20 km di baratdaya Garut, ibu kota Kabupaten Daerah Tingkat II Garut, Propinsi Jawa Barat. Pada gunungapi ini terdapat 4 kawah besar yaitu: Kawah Tegal Bungbrung, Kawah Tegal ALun-alun, Kawah Parugpug dan Kawah Mas.
Tangkubanparahu yang artinya adalah perahu terbalik, merupakan salah satu gunungapi aktif strato tipe A yang terletak 30 km di sebelah utara Kota Bandung dan 10 km di selatan Kota Subang dengan ketinggian 2084 m di atas permukaan laut. PAda bagian puncak G. Tangkubanprahu terdapat 9 kawah yaitu: Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah BAru, Kawah Lanang, Kawah Ecoma, Kawah Jurig, Kawah Siluman, Kawah Dom…
Pada Tahun 2007 G. Kelud dalam erupsinya menghasilkan kubah lava. Hal ini telah mengalami perubahan tipe rupsi yang erupsi sebelumnya selama kurun waktu minimal 2000 tahun terjadi erupsi eksplosif. Tetapi pada erupsi 2007 menjadi erupsi efusif yang menghasilkan kubah lava. Analisis kimia dari kubah lava tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui komposisi kimia majornya dan susunan mineralogi.
Kegiatan penyelidikan di lakukan dalam rangka melakukan evaluasi dan untuk mengetahui perkembangan aktivitas setelah terjadinya letusan G. Merapi 14 Juni 2006. Seperti telah diketahui, berbagai penyelidikan telah dilakukan sebelum, saat dan sesudah peningkatan aktivitas G. Merapi tersebut. Kegiatan penyelidikan yang telah dilakukan antara lain dari aspek geologi dan geokimia.
Gunung Kelut merupakan Gunungapi strato yang letusannya bersifat freto magmati dan selalu eksplosif. Pada sektor Resen yang terbuka ke arah barat, terletak sebuah danau kawah kurang lebih (1200 m dpl) yang merupakan kawah aktif saat ini. Fumarol/solfatar melepaskan berbagai jenis gas. Adanya kenaikan tingkat kegiatan gunungapi akan mengakibatkan aktifitas degassing magma lebih tinggi.
Gunung Tangkubanparahu merupakan salah satu gunungapi aktif bertipe strato yang terletak di utara Kota Bandung, Jawa Barat, dengan ketinggian 2084 meter diatas muka laut, atau sekitar 1300 meter diatas dataran tinggi Bandung. Pengamat terhadap aktifitas gunung ini dilakukan dengan melibatkan berbagai metoda seperti geokimia dan geofisika.
Menurut klasifikasi Gill (1981), batuan komplek G. Semer - Jambangan berkomposisi basalt, andesit basa, andesit asam dan dasit dengan kadar K-sedang. Batuan lava umumnya bertekstur porfiritik terdiri dari plagioklas, piroksen, kurag lebih olivin, kurang lebih amfibol, mineralopak, gelas vulkanik, kurang lebih olivin. Dari data petrografi dan geokimia menunjukkan batuan komplek gunungapi Semeru …