Salah satu perbedaan antara kawah dan kaldera gunungapi adalah bahwa dasar kaldera terisi dengan endapan kaldera dengan densitas yang lebih rendah dibandingkan dengan batuan sampingnya. Letusan Krakatau tahun 1883 memberikan pengetahuan penting mengenai pembentukan kaldera walaupun saat itu tidak diamati dengan instrumen yang canggih dan modern. Pertama, aktivitas vulkanik Kepulauan Krakatau se…
Gunungapi Anak Krakatau merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Selat Sunda, muncul diantara P. Panjang, P. Sertung dan P. Rakata. Sejak pemunculannya tanggal 11 Juni 1927 hingga 2011, Gunung Anak Krakatau telah mengalami erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksplosif maupun efusif. Dengan waktu istirahat antara 1-6 tahun. Aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga saat ini sedang 't…
Gunungapi Anak Krakatau merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Selat Sunda, muncul diantara P. Panjang, P. Sertung dan P. Rakata (kompleks G. Krakatau). Sejak pemunculannya tanggal 11 Juni 1927 hingga 2011, Gunung Anak Krakatau telah mengalami erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksplosif maupun efusif. Dengan waktu istirahat berkisar antara 1-6 tahun. Aktivitas Gunung Anak Kr…
Gunungapi Anak Krakatau sejak muncul 11 Juni 1927 hingga 2012, telah mengalami erupsi lebih dari 100 baik bersifat eksplosif maupun efusif. Dari sejumlah letusan tersebut pada umumnya titik letusan selalu berpindah-pindah di sekitar tubuh kerucutnya. Waktu istirahat berkisar antara 1-6 tahun dan umumnya terjadi 4 tahun sekali berupa letusan abu dan leleran lava. Aktivitas kegempaan Gunungapi An…
Hari ini, 130 tahun yang lalu, sebuah ledakan dahsyat terjadi di Selat Sunda antara Pulau Jawa dan Sumatera, 27 Agustus 1883, Gunung Krakatau meletus, membuat seluruh dunia terbelalak. Awan panas dan tsunami akibat letusan Krakatau menyebabkan 36 ribu orang tewas. Akibat letusan Gunung Krakatau ini, dunia sempat gelap selama beberapa jam akibat debu vulkanik yang menutupi atmosfer. Bahkan, mata…
Gunungapi Anak Krakatau sejak muncul 11 Juni 2012, telah mengalami erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksploasif maupun efusif. Dar sejumlah letusan tersebut pada umumnya titik letusan selalu berpindah-pindah di sekitar tubuh kerucutnya. Waktu istirahat berkisar antara 1-6 tahun dan umumnya terjadi 4 tahun sekali berupa letusan abu dan leleran lava. Dalam 4 tahun terakhir, letusan G. Ana…
Gunungapi Krakatau adalah gunungapi aktif tipe A yang terletak di Selat Sunda. Secara adminisratif posisi gunungapi ini termasuk wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Dalam catatan sejarah letusannya, gunungapi ini termasuk gunung api yang sangat sering meletus. Letusannya dapat berisfat efusif yang berupa aliran lava, juga berisfat eksplosif yang berupa jatuhan piroklastika. Den…
Krakatau adalah gunungapi aktif yang berada di Selat Sunda antara Pulau Jawa dan Sumatra yang termasuk dalam kawasan cagar alam. Krakatau meletus besar pada tanggal 26-27 Agustus 1883. Letusan itu sangat dahsyat awan panas dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa. Letusan Gunung Krakatau menyebabkan perubahan iklim global. Dunia sempat gelap selama dua setengah hari debu v…
Gunungapi Anak Krakatau merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Selat Sunda,muncul diantara P. Panjang, P. Sertung, dan P. Rakata, yang terbentuk akibat terjadinya letusan-letusan purna pembentukan kaldera. Letusan besar terakhir G. Krakatau pada 1883 adalah salah satu yang paling dikenal dunia, letusan dahsyat gunungapi tengah laut dan diikuti terjadinya tsunami yang mengakibatkan …
Komplek Vulkanik Krakatau terletak di Selat Sunda, Lampung Selatan terdiri atas empat pulau, yaitu Rakata, Sertung, Panjang, dan Anak Krakatau. Rakata biasa disebut pulau Krakatau Besar, sedangkan panjang disebut pula Krakatau Kecil. Tiga pulau yang disebutkan pertama adalah merupakan sisa pembentukan kaldera, dan Rakata sendiri merupakan gunungapi yang tumbuh bersamaan dengan gunungapi Danan d…