Gunungapi Rokatenda (875 mdpl) merupakan gunungapi aktif tipe -A l yang berada di Pulau Palue, Flores. Sejarah erupsi G. Rokatenda bersifat efusif dan eksplosif yang menghasilkan aliran lava, kubah lava, endapan jatuhan piroklastik, dan endapan aliran awan panas/piroklastik. Peningkatan aktivitas vulkanik G. Rokatenda terjadi pada tahun 2012. Gempa Vulkanik serta Gempa Tektonik meningkat signif…
Gunungapi Rokatenda merupakan salah satu gunungapi aktif yang erupsinya bersifat efusif dan eksplosif yang menghasilkan aliran lava dan piroklastik. Akhir dari satu perioda erupsi sering dicirika oleh pembentukan kubah lava. Rokatenda tua dibentuk oleh batuan lava dan aliran piroklastik yang penyebarannya banyak menempati lereng Barat dan Selatan gunung, dan juga terdiri dari sisa-sisa kerucut …
Gunungapi Sangeangapi adalah salah satu gunungapi tipe A yang ada di Nusa Tenggara Barat, gunungapi lainnya ialah G. Rinjani dan G. Tambora. G. Sangeangapi adalah gunungapi tipe strato yang terbentuk di dalam kaldera purba. Kaldera ini masih utuh di bagian utara dan timur dengan sisa di sebelah barat, barat daya (Doro Monggo) dan sedikit di sebelah menenggara (Doro Monto), secara keseluruhan ka…
Gunungapi Sangeangapi adalah salah satu gunungapi Tipe A yang ada di Nusa Tenggara Barat, gunungapi lainnya ialah G. Rinjani dan G. Tambora. G. Sangeangapi merupakan gunungapi tipe strato yang berbentuk di dalam kaldera purba. Kaldera ini masih utuh di bagian utara dan timur dengan sisa di sebelah barat - barat daya (Doro Monggo) dan sedikit di sebelah selatan menenggara (Doro Montoi), secara k…
Gunungapi Rokatenda merupakan salah satu gunungapi aktif yang erupsinya bersifat efusif dan eksplosif sehingga menghasilkan lava dan piroklastik. Dalam sejarah kegiatannya G. Rokatenda mulai meletus tahun 1928. Erupsi terbesar terjadi pada tahun 1928 berupa erupsi eksplosif yang kuat disertai pertumbuhan kubah lava serta tsunami yang diakibatkan longsor. Perioda erupsi terpendek adalah 1 tahun …
Gunung Banda Api merupakan sebuah kerucut gunungapi aktif dengan puncak tertinggi mencapai 641,17 m diatas permukaan laut. Semenjak 1586 sampai dengan 1901 tercatat sekurang-kurangnya 19 kali masa giat, diantaranya dua kali yang mengakibatkan kerusakan lingkungan dan korban manusia. Sementara pada saat sekarang perkembangan penduduk di sekitar gunungapi tersebut terus bertambah terutama di kota…
Letusan paroksimal Gunung Tambora pada tahun 1815 menghasilkan sebuah kaldera, gunung ini merupakan salah satu gunungapi yang sangat terkenal sebagai gunungapi tipe kaldera. Korban-korban akibat letusan tersebut tidak hanya yang berpenduduk di P. Sumbawa tapi juga yang terdapat di P. Lombok. Hal ini merupakan suatu jumlah korban jiwa manusia yang sangat besar akibat dari suatu erupsi katastrofi…
Gunungapi Ili Boleng merupakan kerucut gunungapi muda yang terletak di P. Adonara, Nusa Tenggara Timur. Gunungapi ini tumbuh dan berkembang pada daerah depresi-tektonik yang terbentuk di bagian selatan jajaran pegunungan pada zaman Tersier yang sebagian terbenam pada Selat Solor. Gunungapi Ili Boleng mengalami erupsi sekitar 14 kali. Jeda waktu antar letusannya, eruspsi G. Ili Boleng mempunyai …
Tambora merupakan salah satu gunungapi yang sangat terkenal sebagai gunungapi tipe kaldera. Letusan katastropik Tambora tahun 1815 memakan korban jiwa manuasia (korban letusan langsung tidak kurang dari 10.000 jiwa). Sementara korban tidak langsung jumlahnya mencapai 38.000 jiwa di Pulau Sumbawa dan tidak kurang dari 44.000 jiwa di Pulau Lombok, sehingga jumlah korban jika manusia tidak kurang …
Gunungapi Egon yang terletak di Kabupaten Sikka, Pulau Flores bagain timur Propinsi Nusa Tenggara Timur, merupakan gunungapi yang cukup aktif menampakan kegiatan letusannya. Letusan terakhir terjadi pada 6 - 13 Februari 2005 berupa abu mencapai ketinggian 1000 meter di atas puncak dengan warna asap abu-abu tebal. Pada tanggal 15 April 2008 G. Egon meletus kembali setinggi 4000 meter, sehingga s…