Sejak 21 Januari sampai dengan 19 Februari 1985, Koordinator Tim Pelayanan Teknik telah melakukan pengamatan seismik temporer terhadap G. Galunggung. Pengamatan dilakukan dari lereng bagian Timur Laut G. Galunggung. Lokasi seismograf berada di desa Teja Kalapa, lk. 5,5 km dari pusat kegiatan/kawah.
G.Sumbing belum mempunyai Pos Pengamatan tetap, sehingga pengamatan terhadap kegiatannya secara menerus belum dapat dilakukan. Oleh karena itu sesuai rencana kerja Koordinator Tim Pelayanan Teknik dalam tahun anggaran 1984/1985 maka sejak 4 Mei - 16 Juni 1984 dilakukan pengamatan seismik temporer dengan sistim jaringan tripartit.
Pengamatan lapangan dilaksanakan dari awal Agustus sampai pertengahan September 1984, menggunakan sistim jaringan tripartit. Peralatan yang digunakan adalah seperangkat seismograp elektromagnetik tiga komponen. Sedang transdusernya adalah ''Short Period Seismometer" komponen tegak dengan "Natural Period" 1 cycle per detik.
Pengamatan lapangan berlangsung selama satu bulan, yaitu sejak akhir Januari sampai pertengahan Februari 1985. Cara pengamatan gempa yang diterapkan disini adalah jaringan tripartit. Sedang peralatan yang digunakan adalah seperangkat seismograp elektromagnetik tiga komponen.
Untuk mengetahui bagaimana tingkat kegiatan seismik G.Raung saat ini, telah dilakukan pengamatan gempa temporer terhadap gunungapi tersebut. Pengamatan lapangan berlangsung selama satu bulan yaitu sejak akhir Oktober sampai dengan November 1984.
G. Galunggung terletak di dua wilayah Kabupaten, yaitu Garut dan Tasikmalaya. Daerah yang berbahaya, yaitu yang terletak di depan mulut kawah, termasuk wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Pengamatan seismik terhadap gunungapi tipe A yang sudah istirahat merupakan suatu keharusan. Data yang di-peroleh dari hasil pengamatan dalam keadaan tenang akan berguna sebagai bahan pembanding pada waktu-waktu menda-tang.
Pengamatan seismik terhadap G.Kelut dilakukan secara tetap. Di Pos Pengamatan G.Kelut di Margomulyo dipasang 2 unit seismograf yang terdiri dari 1 unit seismograf terdiri dari 2 komponen datar dan 1 unit lainnya menggunakan sistem "tripartie net" terdiri dari 3 komponen tegak. Kemudian, dilakukan juga pengukuran suhu air kawah secara berkala dengan menggunakan thermometer maksimum dan sistem pe…
pada umumnya pengamtan seismik terhadap gunungapi-gunungapi aktif di Indonesia hanya digunakan pesawat seismograf mekanis dengan pembesaran rendah, kecuali di gunung Tangkuban Prahu dan Merapi dimana digunakan seismograf transistor dengan pembersaran yang cukup tinggi.