This report constitutes the results of the first stage of a geological investigation in the dieng area, Central Java. In cordance with Dr. Mufflers suggestion (Muffler, 1970, mimeogr.) and in pursuance of a letter from Mr. Bruce Kent, Chief Engineer, USAID Djakarta, dated October 27.
Seperti halnya pada tahun 1972 pengincaran jauh kubah lava ini diikatkan pada bekas titik triangulasi T 303. Pengukuran kali ini dilakukan oleh Asep Djadja.
Pada tgl 4/7-1963 petugas2 lengkap berada di pos puntjak G.Kelut, ialah 2 orang petugas Bandung (penulis dan Sdr Tr. Rachmat) dan 3 orang pegawai tetapnja (Sdr Mardjani, Sakiman, dan Kandit). Bertalian dengan diperbaikinja pos di Margomuljo dimana penulis perlu membuktikan sampai dimana perbaikan itu selesai, maka penulis mempertimbangkan untuk turun ke Margomuljo guna menjasikannja.
Longsoran lava dan awan panas melluncur mengikuti hulu S. Batang ke arah Barat Daya. Jarak lintas awan panas mencapai kurang lebih 6,5 km dari titik longsoran. Endapanlongsoran dan ladu terdapat lembah-lembah S. Batang, S. Bebeng, sebagian meluber di sekitarnya sungai-sungai tersebut di atas.
Laporan lapangan ini ditulis khusus tentang keadaan sungai - sungai guna bahan bagi perencanaan penanggulangan bahaya lahar hujan yang akan disusun oleh kepala dinas Volakanologi
Daur kegiatan G. Merapi sckarang ini (1973) dimlai dalam bulan tober 1972, ditandai olch ietusan-letusan gas dan terlemparkannya Ok- batuan-batuan lama berupa pasir dan abu. Titik letusan terletak diantara kubah lava 1969 dan sisa lava 1961. Gejala diatas berakhir dalam bulan April ,1973 dinana lava baru mulai muncul dititik yang Bama diiringi oleh awan panas guguran. Kegiatan selanjutnya berup…
Hasil "aanpeilingen" tg.28-8-1974 dengan instrumen TOWILD No. 149356 dari pos plawangan (lihat Gb. I).
Sehubungan dengan surat tugas No. 125/Um. tgl 28/8-1954 dari Kepala Cabang Djawatan Pertambangan Yogyakarta, beserta Sdr. Merkum maka kami mulai menyelenggarakan bunyi pasal 2 (Mengadakan peilingen ke bagian - bagian dari puncak), dari surat No. 249/60/UGA/M/54 tertanggal 11 Mei 1954 oleh Kepala U.G.A Yogyakarta.
Naar aanleiding van de hooge tamperaturen, die in de eerate helft van Februari 1934 in de Kawah as van den Papandajan sijn gemeten, werd ik op 18 Februari or been gezonden on den toestand na te gaan.
Still a single word on the built up of the volcano as appears from the exposures out side the crater. In all ravines visited by the author, this are the lahar Badak, the lahar Siwalan, the Kali Ijir and the lahar ligobo, the number of lava out flows was not to be called a few. On portrait 17 we see more of such andesite break-through exposed in the ravine of the lahar Ngobo. Remarkable is the f…