This Monthly Report marks the end of the first phase of formal cooperative studies between the Volcanological Survey of Indonesia and the U. S. Geological Survey. It therefore seems appropriate to make some summary comments and statements about this two-year, mutually-beneficial program.
August and September 1983 rockfalls from the active dome of lava were continued to be observed traveling a maximum distance of 1.4 k from the summit. Seismic activity during August - September 1983 was similar to that of the previous month. Multi-phase events recorded by the seismo graph at the Babadan field observatory were relatively proportional to those rockfalls events mentioned above.
Gunungapi Ciremai dan sekitarnya perlu diselidiki secara terperinci untuk dan memisahkan stratigrafi rempah gunungapi tersebut disamping penelitian struktur yang lebih terperinci. Dari hasil penelitian tersebut dapat disusun peta geologi gunungapi Ciremai beserta laporannya.
Bidang Persidangan merupakan salah satu unit pelaksana yang mengemban tugas penyelengaraan persidangan selama ber-langsungnya Lokakarya Nasional tersebut di Bandung sejak 20 September hingga dengan 25 September 1902.
Sebagaimana telah dilaporkan pada laporan hasil pemetaan tahap pertama, G.Salak adalah gunungapi tipe strato pada tingkat kegiatan fumarola dengan ketinggian 2211 m di atas muka laut dan secara administrasi termasuk wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.
Laporan ini merupakan kumpulan ihtisar kegiatan gunungapi di Jawa dan Sumatra. Penyusunannya mengalami kelambatan karena adanya beberapa hambatan diantaranya penghitungan gempa, anali-sa gempa dan pengumpulan datanya
Seismicity continued at a low level during June, and no glowing clouds were observed. The number of rockfalls from the lava dome decreased; they traveled a maximum distance of 1800 meters from the active part of the dome. No significant change was observed in the frequency of multi-phase earthquakes, which remained low. Repeated photography on June 28 and 29 showed that the flow rate and extrus…
Tujuan utama penyelidikan ini adalah untuk mengumpulkan data geologi secara lateral maupun vertikal atas hasil letusan serta struktur geologinya. Metode penyelidikan dilakukan secara pemetaan geologi dengan mempergunakan peralatan seperti, palu geologi, altimeter, kamera, roll meter, cangkul/sekop, alat tulis dan gambar serta buku catatan lapangan dan lain - lainnya.
Menurut laporan bulanan dari pos Pengamatan Plawangan lewat Kepala Sub Dit. Laboratorium Gunungapi, sejak tanggal 7 November 1982 peralatan geomagnet di Plawangan tidak bekerja dengan baik
Dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 2445/P/1982, tertanggal Bandung, 21 Oktober 1982, penulis ditugaskan ke daerah bagian baratdaya G. Merapi. Dibantu oleh Sdr. Retiyo dari pos ngepos, dengan surat perintah perjalanan dinas No. 2528/P/1982, tertanggal Bandung, 27 Oktober 1982