Pengecekan data geologi daerah pegunungan Dieng dan sekitarnya tahap ke II, yang merupakan kelanjutan pekerjaan tahap I, telah dilaksanakan dari tanggal 1 Desember 1981 sampai dengan tanggal 30 Desember 1981 selama 30 hari.
Dari hasil penafsiran potret udara dan citra landaat, adalah mangat perlu diadakan pengecekan lapangan yang rencana akan dilakukan dalam bulan Juni Juli 1981, selama satu bulan kerja kemungkinan pekerjaan lapangan akan ditambah waktunya apabila dipandang perlu.
Berdasarkan hasil pengamatan terhadap Pos - Pos Pengamatan di Jawa Timur dan Jawa Tengah bahwa bangunan - bangunan tersebut pada umumnya masih baik dan masih dapatt dipergunakan. Hanya perlu ditekankan disini bahwa sarana bangunan tersebut mengingat pada umumnya lokasinya terletak agak jauh dari kota dan keadaan alam sekitarnya menuntut secara rutin diadakan perawatan yang intensif agar lebih t…
Di daerah pegunungan Dieng mempunyai dua buah gunung api yang digolongkan tipe & yakni . G. Butak petarangan dan komplek Dieng. Kedua gunung api tersebut seringkali menunjukkan peningkatan kegiatan atau letusan yang umumnya bersifat freatik. Korban yang jatuh kebanyakan disebabkan oleh gas racun yang keluar dari lobang letusan lama. Kegiatan terakhir terjadi pada 20 Februari 1979 di Kawah Timba…
Dari hasil penafsiran potret udara dan citra landsat, adalah sangat perlu diadakan pengecekan lapangan yang rencana akan dilakukan dalam bulan Juni - Juli 1981, selama satu bulan kerja kemungkinan perjalanan lapangan akan ditambah waktunya apabila dipandang perlu.
Berdasarkan hasil penafsiran potret udara dan citra landsat serta ditambah dengan data - data lapangan maka morfologi pegunungan Dieng dan sekitarnya dapat dibagi menjadi empat satuan morfologi yaitu; satuan morfologi komplek gunung Gajahmungkur; satuan morfologi komplek gunung Dieng tua; satuan morfologi komplek gunung Dieng muda dan satuan morfologi dataran tinggi Dieng.
Pada 6 Juni, S. Hamidi Kasi Penanggulangan Bahaya dengan SPFD No. 320/P/80 dan B. Sulaeman asisten ahli kimia dari Sub Direktorat Laboratorium Gunungapi dengan SPPD No. 322/P/80 dibantu I. Hasan pengemudi D 5705 V dengan SPPD No. 321/P/80 ditugaskan ke Peg. Dieng selama 10 hari untuk pemetaan daerah bahaya gas racun dan perbaikan peta daerah bahaya yang dibuat tahun 1972 (Djoharman, 1972).
This report presents the results of a reconnaissance of the character. relative age, and distribution of products from eruptions in the Dieng Mountains region, central Java. These results are based on an 11-day field reconnaissance of the Dieng Mountains and about 2 1/2 weeks of preliminary preparation, review of pertinent literature, and report writing in Bandung.
Dataran tinggi Dieng yang dianggap sebagai kumpulan gunungapi atau kawah yang masih aktif, terkenal pula sebagai daerah yang mempunyai potensi yang besar untuk pengembangan tenaga panas-bumi. Disamping itu daerah ini terkenal pula sebagai daerah wisata dengan adanya candi - candi purba.
Telah terjadi kejutan di Dataran Tinggi Dieng, yaitu letusan hidrotermal di Kw. Sinila pada tgl 20 Februari 1979, mulai pukul 01.55. Sebelumnya di tempat tersebut tidak pernah terlihat kegiatan vulkanik di permukaan; misalnya mata air panas, asap solfatara atau fumarola. Letusan tersebut disusul oleh letusan lainnya yang lebih kecil di sebelah baratnya, tetapi korban manusia sebanyak 149 orang …