Pada tahun anggaran 1993/1994 ini Kelompok Kerja Deformasi telah mengajukan rencana kegiatan lapangan sebanyak 6 (enam kali), sehingga rata - rata setiap 2 bulan sekali naik ke puncak Merapi. Hal ini dimaksudkan untuk menjamin kesinambungan data. Disamping itu, hal yang lebih penting adalah untuk mengetahui perkembangan terakhir aktivitas Merapi secara visual dari dekat.
Pengamatan visual secara langsung di puncak G.Merapi dilakukan pada tanggal 8 Mei 1994. Pengamatan rekahan - rekahan di sekitar puncak tidak memperlihatkan adanya perkembangan yang baru. Morfologi kubah lava sangat jelas perubahannya. Perkembangan kubah yang terlihat adalah bagian kkubah sektor utara sampai tenggara dimana haris tengah kubah lava terlihat membesar.
Pengukuran volume kubah Gunung Merapi bertujuan untuk mengetahui secara "pendekatan" berapa besar volume kubah Gunung Merapi. Digunakan istilah "pendekatan" karena berdasarkan atas sifat dari metoda - metoda pengukuran yang dipergunakan.
Pada tanggal 31 Januari 1992 dilakukan pengamatan di puncak G. Merapi yang pada saat itu volume kubah lava diperkirakan sudah mencapai sekitar 2 juta meter kubik. Hingga bulan Juli 1992 kubah lava masih menunjukkan pertumbuhannya. Oleh sebab itu perlu segera dilakukan pengukuran volume kubah lava. Data volume kubah lava ini sangat penting dari segi ilmiah menyangkut kecepatan pertumbuhannya dan…
Gunung Sinabung adalah gunung berapi tipe strato, yang terletak di Kabupaten Karo, Prov. Sumatera Utara, Indonesia. Gunung ini termasiuk kedalam gunung berapi tipe A setelah terjadi erupsi pertamanya setelah lebih dari 400 tahun tidak aktif, yaitu pada tahun 2010, yang kemudian kembali aktif pada tahun 2013. Erupsi dimulai dengan fase freatik, berganti menjadi freatomagmatik, lalu erupsi afusif…