Dalam rangka melaksanakan salah satu tugas dari Seksi Instrumentasi Gunungapi, dalam hal peralatan penyelidikan, perlu dilakukan pengecekan dan perbaikan secara berkala, peralatan seismik yang terpasang di sekitar Gunung Merapi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai realisasi dari rencana kerja Tim Instrumentasi Gunungapi dalam rangka menunjang kegiatan Seksi Penyelidikan G. Merapi, Yogyakarta.
Melakukan pendataan dan interprestasi kegiatan seismik hasil rekaman pesawat-pesawat seismograf di Gunung Merapi dari bulan Oktober 1985 sampai dengan bulan April 1986.
Berdasarkan berita yang diterima dari Pos Pengamatan G. Merapi di Plawangan yang melaporkan adanya kemungkinan kerusakan pada peralatan geomagnet dari stasion lapangan Jumoyo yang selama beberapa waktu tidak berfungsi, maka Proyek Pengembangan Laboratorium Gunungapi di Bandung pada tanggal 30 April mengirimkan satu Tim dari Seksi Vulkano Fisika yang personilnya terdiri dari Sdr. Ir. Sugiyono Da…
Untuk dapat mengetahui tingkat kegiatan suatu gunungapi maka perlu dilakukan secara menerus pendataan dan interpretasi kegiatan seismiknya. Sejak tahun 1982 kegiatan seismik G. Merapi dimonitor oleh 3 (tiga) jenis pesawat seismograph yaitu yaitu: Seismograph sistem pancar (RTS) di Yogyakarta, Seismograph elektromagnetik Tripartite Hosaka di Babadan dan Seismograph mekanik Wiehert di Plawangan. …
Pengecekan dan kalibrasi ini sangat perlu diadakan mengingat sebagian besar dari peralatan seismograph itu terdiri dari peralatan yang menggunakan component elektronika yang sering dapat berubah karakteristiknya akibat panas yang disebabkan oleh lamanya pemakaian yang terus menerus, sebab gangguan cuaca atau bisa juga berubah yang disebabkan oleh menurunnya tegangan power (batere).
Pada tahap pertama kegiatan pendataan kependudukan hanya dapat dilakukan terbatas, pada bahaya langsung di dalam daerah sebaran awan panas letusan dan awan panas guguran, terutama di wilayah Kecamatan Srumbung.
salah satu tugas fungsi seksi instrumentasi untuk dapat menunjang pelaksaan kegiatan seksi lain terutama dalam hal peralatan penyelidikan gunungapi, maka tim instrumentasi menugaskan personil teknisinya untuk segera mlakukan pengecekan/pebaikan dan penyempurnaan peralatan tersebut
Untuk pengukuran deformasi ada beberapa macam metoda yang bisa digunakan yaitu diantaranya dengan cara EDM, dry tilt, level-ling dan watertube.
Pengukuran koordinat dan ketinggian ini dilakukan dengan sistem pelygon dengan titik dari triangulasi yang ada disekitar stasiun seismograf masing-masing.
Untuk mengetahui status kegiatan G. Merapi perlu dilakukan kompilasi dan penddataan kegiatan seismik hasil rekaman pesawat seismograf dari sekotar G. Merapi