Ada beberapa metode pengamatan aktivitas gunungapi yang telah diaplikasikan sekarang ini yaitu : metode seismik, metode visual, metode deformasi, metode kimia gas, metode termal, metode gaya berat, metoda geomagnetik dan metode penginderaan jauh. Metode-metode ini dapat di implementasikan secara periodik dalam selang waktu tertentu maupun secara kontinyu.
Pada Juni - Juli 1998 terjadi peningkatan aktifitas kegempaan di G. Papandayan, rata-rata terekam 4 gempa vulkanik per hari. Selama periode peningkatan tersebut sebanyak 7 stasiun perekam gempa digital disebar sekitar G. Papandayan. Sebanyak 60 gempa vulkanik dapat di tentukan lokasi sumber gempanya menggunakan metode Geiger.
Hasil penelitian terhadap 17 conto mata air dingin, 12 buah conto air sungai menunjukkan bahwa sumberdaya air di sekitar Gunung Papandayan tersebut dapat dimanfaatkan sebagau sumber air bersih, pertanian, peternakan, perikanan. Sedangkan 2 buah conto ir panas yang ditemukan di daerah penelitian termasuk ke dalam tipe air panas sulfat, dan belum memenuhi syarat untuk dimanfaatkan sebagai air ber…
Abu vulkanik merupakan produk erupsi gunungapi yang memperngaruhi kehidupan sosial ekonomi di sebuah negara. Dampak global dari abu vulkanik adalah gangguan iklim akibat tinggi kolom erupsi dan luas sebarannya. Sifat abu vulkanik yang abrasif dan korosif dapat mengganggu sifat tanah dan persediaan air, mempengaruhi kesehatan, merusak sistem kelistrikan dan komunikasi, merusak infrastruktur dan …
Gunung Papandayan secara geologi, memiliki potensi sebagai lapangan panasbumi. Hal ini ditunjukkan dengan ada amnifestasi termal yang teramati pada daerah puncak Gunung Papandayan dan breksi letusan hidrotermal disekitar Gunung Jaya. Untuk mengetahui kondisi geologi bawah permukaan yang memungkinkan terbentuknya lapangan panasbumi seperti sesar, intrusi, reservoir, dan lapisan penutup pada daer…
Tujuan pemodelan geomagnet pada daerah prospek panasbumi kawah Papandayan, Garut, Jawa Barat adalah untuk mencari daerah lapuk dalam suatu sistem hidrotermal. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan metoda geomagnet model Talwani 2-D dan software yang digunakan adalah GM-SYS Gravity and Magnetic System yang di dukung dengan hasil penyelidikan gayaberat dan kegempaan.