Menurut Neumann Van Pandang (1951, h. 153 - 154) gunungapi raksasa ini muncul di sebelah timur dari suatu deretan puing gunungapi yang berjurus barat laut - tenggara.
G. Raung merupakan salah satu gunungapi giat tipe A di Indonesia. Secara administratif gunung ini terletak di dalam wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sedang-kan secara geografi letaknya pada 8° 73' Lintang Sela-tan dan 114° 24' Bujur Timur
Dalam rangka melanjutkan serta menunjang program kerja Seksi Pengin- deraan Jauh, Sub Direktorat Pemetaan Geologi Gunungapi, pada anggaran tahun 1984/1985, triwulan ketiga ini merencanakan melakukan pemetaan geologi hasil penafsiran potret udara dan Citra Landsat daerah G.Raung Jawa Timur. Penafsiran potret udara/citra landsat daerah G.Raung didasarkan pada kriteria yang telah ditentukan sepert…
Untuk mengetahui bagaimana tingkat kegiatan seismik G.Raung saat ini, telah dilakukan pengamatan gempa temporer terhadap gunungapi tersebut. Pengamatan lapangan berlangsung selama satu bulan yaitu sejak akhir Oktober sampai dengan November 1984.
Dalam rangka melanjutkan serta menunjang program kerja Seksi Penginderaan Jauh, Sub Direktorat Pemetaan Geologi Gunungapi, pada anggaran tahun 1984/1985, triwulan ketiga ini merencanakan melakukan pemetaan geologi hasil penafsiran potret udara dan Citra Landsat daerah G.Raung Jawa Timur.
Dalam tahun anggaran 1983/1984, Proyek Pemetaan Geologi Gunungapi merencanakan akan melakukan pemetaan geologi G.Raung dan sekitarnya di Provinsi Jawa Timur, karena penelitian yang membahas tentang stratigrafi dan aspek geologi lainnya yang khusus hasil endapan gunungapi Raung belum ada yang melakukan.
In january thin white smoke was enmitted with pressure. A medium scale discharge of smoke until 75 meters above the craterrim took place once and was repeated 4 x during february.
Data-data menarik daerah bahaya/waspada diambil dari hasil-hasil; 1. Penelitian dan pemeriksaan puncak G. Raung tahun 1955 dan 1970 2. Penyelidikan endapan lahar dan abu yang diakibatkan oleh letusan G. Raung 3. Hasil Penelitian sungai-sungai yang bersumber dibawah G.Raung 4. Keadaan daerah yang dikunjungi 5. Keterangan lain yang diperlukan
Menurut Neumann Van Pandang (1951, H. 83) merupakan kerucut paling selatan dari suatu deretan Gunung api. Pipa kawah letusannya beberapa kali berpindah - pindah dari tempat.
Menurut Neumann Van Pandang (1951) merupakan kerucut paling Selatan dari suatu deretan gunungapi. Pipa kawah letusannya beberapa kali berpindah - pindah tempat.